logo


Pelaku Bom Bunuh Diri Kalangan Milenial, Bamsoet: Lampu Merah bagi Masa Depan

BNPT menyebut pelaku teror di Makassar diduga merupakan anak muda berusia 26 tahun

31 Maret 2021 13:15 WIB

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Densus 88 Polri berhasil mengamankan empat terduga teroris di Cikarang dan Condet. Empat orang tersebut terafiliasi kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), meminta Polri bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan pihak lainnya untuk waspada dan mencegah kemungkinan teror.

"Terlebih sebentar lagi umat Islam maupun umat Kristiani akan menghadapi dua peristiwa besar, yakni Ramadhan dan Paskah. Jangan sampai kejadian teror seperti di Makassar terulang kembali. Selain mengganggu kekhusukan beribadah, juga sangat mengganggu kedamaian, persatuan, dan kesatuan bangsa," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Rabu (31/3).


Anggota ISIS Asal Indonesia Tak Dipulangkan, Ferdinand: Biarkan Mereka Mati di Sana

Bamsoet meminta masyarakat untuk melaporkan kegiatan yang mencurigakan.

"Masyarakat harus aktif melaporkan berbagai dugaan kegiatan kelompok masyarakat yang mencurigakan kepada aparat kepolisian. Karena pada dasarnya, masyarakat lah yang lebih mengetahui kondisi di lingkungan sekitar mereka. Dari laporan masyarakat, Polri bisa menindaklanjutinya sesuai ketentuan UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme," jelasnya.

Bamsoet menyebut terlibatnya kalangan milenial dengan kelompok teroris bisa merugikan bangsa. BNPT menyebut pelaku teror di Makassar diduga merupakan anak muda berusia 26 tahun.

"Terpaparnya kalangan milenial dengan kelompok teroris merupakan lampu merah bagi masa depan bangsa. Jika tidak segera diantisipasi, bisa merugikan bangsa Indonesia yang saat ini sedang menghadapi bonus demografi penduduk," katanya.

"MPR RI sesuai tugas dan fungsinya akan semakin memasifkan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI tersebut kepada berbagai kalangan muda bangsa. Sehingga generasi penerus bangsa bisa kebal terhadap serangan virus ekstremisme dan radikalisme," pungkasnya.

Pelaku Bom Bunuh Diri Tinggalkan Surat Wasiat, Golkar: Cerminkan Cara Pandang Keagamaan Ekstremistis

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata