logo


Kecam Bom di Gereja Katedral Makassar, Atta Halilintar: Bom Bunuh Diri Bukan Jihad!

Merusak tempat ibadah adalah perbuatan yang sangat dilarang, bahkan dalam kondisi peperangan.

31 Maret 2021 10:31 WIB

Atta Halilintar, Putra Sulung Gen Halilintar
Atta Halilintar, Putra Sulung Gen Halilintar Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Aksi peledakan bom yang menyasar Gereja Katedral, Makassar pada Minggu (28/3) lalu menjadi sorotan publik. Kejadian yang ditimbulkan oleh pasangan suami-istri itu disesalkan oleh sejumlah pihak, termasuk kalangan selebriti.

YouTuber nomor satu Indonesia, Atta Halilintar mengecam keras tindakan keji itu. Menurutnya, setiap ajaran agama pasti menanamkan rasa cinta terhadap sesama.

Atta menuturkan, merusak tempat ibadah adalah perbuatan yang sangat dilarang, bahkan dalam kondisi peperangan.


Soal Bom di Gereja Makassar, Ade Armando: Mereka Mempersepsikan Diri Melawan Musuh Allah

“Tuhan dan Nabi kita mengajarkan saling cinta. Dan menghargai sesama. Dalam suasana Perang aja tidak boleh merusak tempat ibadah,” tulisnya di akun Instagram-nya, dikutip Rabu (31/3).

Calon suami Aurel Hermansyah itu tak habis pikir dengan pelaku yang menciptakan teror di tengah kedamaian yang terus dipelihara.

“Ini aman damai kok ngebom gereja,” heran Atta.

Atta menekankan, bom bunuh diri tak dibenarkan oleh agama. Baginya, langkah yang diambil para teroris bukan langkah memperjuangkan agama.

“Dengan agama dan logika mana boleh menamakan bom bunuh diri = Jihad?!!

“Bom bunuh diri = bukan Jihad!” tandasnya.

Kecam Aksi Bom Bunuh Diri sebagai Bulan Madu, Kepala BNPT: Diluar Akal Sehat dan Jauh dari Nilai Agama

Halaman: 
Penulis : Iskandar