logo


Bertemu Airlangga di DPP Golkar, Ketum PPP Singgung Kesamaan Hingga Bahas...

PPP dan Golkar akan membentuk tim untuk menyusun rencana pembangunan jangka panjang tahun 2020-2024.

31 Maret 2021 07:15 WIB

plt. Ketum PPP Suharso Monoarfa
plt. Ketum PPP Suharso Monoarfa ceknricek.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa menyambangi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di DPP Partai Golkar di Jalan Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Selasa (30/3/2020) malam. Pada kunjungan tersebut, Suharso menyebut bahwa kedua partai memiliki banyak kesamaan.

"Tadi Pak Ketua Umum Golkar telah menyampaikan kesamaan-kesamaan atas kedua partai ini. Kami juga ingin mengatakan bahwa kedua partai ini adalah partai yang go publik, partai yang terbuka, dan bisa dimiliki siapa saja dan bisa diorkestrasi oleh siapa saja, sepanjang bisa diterima oleh partai," kata Suharso.

Tidak hanya itu, Suharso juga mengatakan bahwa kedua partai memiliki keyakinan yang sama dalam pembangunan Indonesia. PPP dan Golkar disebut akan bersama-sama membangun Indonesia agar pembangunan tetap berlanjut meski ditengah pandemi Covid-19.


Hakim Kabulkan Sidang Offline, PPP Berharap Habib Rizieq dan Penasihat Hukum Bersikap Baik

"Kita sama-sama punya keyakinan mengenai pembangunan Indonesia di masa depan. Kita ingin merajut kebersamaan itu, bagaimana pembangunan itu bisa berkelanjutan di tengah pandemi COVID-19 ini, seperti tadi disampaikan oleh Pak Airlangga bahwa presiden menghendaki melakukan reinstall dari sistem pembangunan kita, dari di reinstall dengan sesuatu yang baru sesuatu yang berkelanjutan, sesuatu yang beradaptasi dengan kemajuan," kata Suharso.

Suharso mengatakan bahwa pertemuan tersebut juga membahas terkait perpolitikan nasional. Selain itu, ia mengatakan bahwa PPP dan Golkar akan membentuk tim untuk menyusun rencana pembangunan jangka panjang tahun 2020-2024.

"Dan kami berdua memiliki kesamaan tentang pandangan itu, seperti tadi disampaikan, kita akan punya satu tim yang akan menyusun bagaimana rencana pembangunan jangka panjang Indonesia 2025-2045. Sebagaimana kita ketahui, rencana 2020-2024 adalah bagian terakhir dari rencana pembangunan jangka panjang 2005-2024. Yang sama-sama waktu itu dibidangi oleh PPP dan Golkar. Kesamaan sejak membentuk UU itu kami ingin melanjutkan pada masa yang akan datang," jelasnya.

Diminta Bikin Parpol Baru, Kubu Moeldoko Geram: Kalian Perampok, Penumpang, dan Penikmat!

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×