logo


Bantah Ngemis untuk Dapatkan Jabatan, Moeldoko: Saya Rela Pertaruhkan Leher untuk Tegakan Pancasila

Moeldoko membantah bahwa dirinya mengorbankan jiwa nasionalisme dan Pancasila untuk mendapatkan jabatan dan pangkat.

31 Maret 2021 05:00 WIB

Moeldoko
Moeldoko Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Sibolangit, Deli Serdang, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko mengatakan bahwa ada orang-orang yang berpolitik dengan cara mencari perhatian. Bahkan orang-orang tersebut rela mengorbankan jiwa nasionalisme untuk kepentingannya sendiri.

"Ada orang-orang yang berpolitik dengan cara-cara mencari perhatian dan membonceng kanan kiri, mengorbankan jiwa nasionalismenya, jiwa Pancasilanya. Padahal, tidak ada yang menggubrisnya," kata Moeldoko menjawab pertanyaan sejumlah kalangan terkait langkahnya di Demokrat dalam channel YouTubenya yang dilihat Rabu (31/3/2021).

Meski demikian, Moeldoko membantah bahwa dirinya mengorbankan jiwa nasionalisme dan Pancasila untuk mendapatkan jabatan dan pangkat. Ia mengaku rela mempertaruhkan lehernya demi menegakkan Pancasila dan mengibarkan bendera Indonesia.


Bantah Diincar Moeldoko, PAN: Menggelikan

"Saya konsisten, saya rela mempertaruhkan leher saya untuk terus menegakkan Pancasila dan berkibarnya Merah Putih," ujarnya.

Lebih lanjut, pria yang kini masih menjabat sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) itu meyakini bahwa prajurit TNI tidak mudah diprovokasi. Pasalanya, dalam tubuh prajurit selalu ditanamkan jiwa profesionalisme.

"Seluruh prajurit tahu tentang itu," ucapnya.

Demokrat ke Kubu Moeldoko: Mereka yang Jelas-jelas Melanggar Aturan Terus Mau Tertibkan Kami?

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×