logo


Oman Dukung Perjanjian Gencatan Senjata untuk Selesaikan Konflik Yaman

Pemerintah Oman menyatakan dukungannya terhadap rencana Arab Saudi menggelar perjanjian gencatan senjata yang akan mengakhiri konflik Yaman.

30 Maret 2021 20:15 WIB

Salah satu sudut Kota Sanaa, Yaman
Salah satu sudut Kota Sanaa, Yaman istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah Oman mengatakan bahwa pihaknya sangat berharap kesepakatan damai antara sejumlah pihak yang terlibat dalam konflik Yaman dapat segera tercapai.

Oman sejauh ini sudah bekerja sama dengan Arab Saudi, Amerika Serikat dan PBB dalam mengupayakan solusi politik bagi konflik yang sudah berlangsung selama enam tahun di Yaman.

"Kesultanan (Oman) berharap hubungan komunikasi ini dapat segera memberikan capaian yang diinginkan, untuk merestorasi keamanan dan stabilitas di negara saudara kita, Yaman, dan menjaga keamanan serta kepentingan negara-negara di kawasan," kata pemerintah Oman dalam pernyataan tertulis dikutip Al Jazeera.


Kremlin Tak Ingin Hubungan Bilateral Rusia-AS Semakin Memburuk

Sejak pasukan koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi mengintervensi Yaman pada Maret 2015, puluhan ribu warga sipil Yaman telah menjadi korban tewas, dan jutaan lainnya kini terpaksa hidup dalam bayang-bayang wabah kelaparan.

Beberapa petinggi kelompok pemberontak Houthi, termasuk kepala tim negosiator Muhammad Abdulsalam telah tinggal di Muskat, Oman, sejak pasukan koalisi meluncurkan serangan udara untuk mendukung pihak pemerintah Yaman.

Arab Saudi pada pekan lalu telah mengajukan proposal perjanjian gencatan senjata, namun kelompok Houthi yang mendapat dukungan dari Iran mengatakan bahwa mereka hanya akan menyetujui perjanjian tersebut jika pasukan koalisi sudah mencabut pemblokiran jalur laut dan udara Yaman.

Rusia Tingkatkan Jumlah Personil Militernya di Perbatasan Ukraina

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×