logo


Draft Laporan Peneliti WHO Sebut Covid-19 Tidak Berasal dari Laboratorium

Menurut laporan media, tim peneliti WHO meyakini jika virus Covid-19 berasal dari hewan yang kemudian ditularkan ke manusia

29 Maret 2021 19:30 WIB

Kantor pusat WHO di Jenewa, Swiss
Kantor pusat WHO di Jenewa, Swiss istimewa

JENEWA, JITUNEWS.COM - Temuan awal dari penyelidikan yang dilakukan oleh tim peneliti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa virus corona Covid-19 kemungkinan ditularkan oleh hewan, dan tidak berasal dari laboratorium.

Menurut laporan Associated Press mengutip salinan draft, berdasarkan data yang dikumpulkan selama misi pencarian fakta oleh tim WHO ke Wuhan, laporan tersebut menyatakan bahwa penularan virus dari kelelawar ke manusia melalui hewan lain adalah skenario yang paling mungkin terjadi. Studi tersebut juga membantah adanya teori yang beredar yang mengklaim bahwa virus mungkin berasal dari laboratorium.

Menurut salinan draft laporan tersebut, penularan melalui hewan kedua sangat mungkin terjadi, sementara penyebaran langsung virus dari kelelawar ke manusia dipandang sebagai skenario kedua yang paling mungkin terjadi. Sedangjan penyebaran penyakit melalui produk makanan dianggap sangat sulit untuk terjadi. Tim yang menyusun studi tersebut meminta penyelidikan lebih lanjut tentang apa yang memicu pandemi tetapi merekomendasikan agar hipotesis mengenai adanya kebocoran laboratorium untuk dibatalkan.


Hemat Biaya, Taiwan Bakal Tingkatkan Penggunaan Rudal Darat untuk Halau Pesawat Militer China

Tidak jelas apakah perubahan akan dilakukan sebelum studi dipublikasikan. Laporan tersebut kini sedang diperiksa dan diterjemahkan dan akan dirilis ke publik dalam beberapa hari ke depan, kata Peter Ben Embarek, ahli WHO yang memimpin misi Wuhan, pada hari Jumat.

Embarek dan tim ahli internasional yang mengunjungi Wuhan, kota di China tempat kasus Covid-19 pertama kali terdeteksi, pada Januari 2021 lalu. Pada konferensi pers yang diadakan bulan lalu, delegasi WHO menilai teori kebocoran laboratorium adalah teori yang tidak tepat dan lebih meyakini jika virus ditularkan dari hewan ke manusia.

China Minta Perusahaan Barat Tak Ikut Campur soal Isu Xinjiang

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia