logo


Kubu Moeldoko Tuding Paham Radikal Tumbuh Subur di Era Pemerintahan SBY

Dampaknya bisa dirasakan saat ini, di mana intoleransi hingga fitnah berkembang di tengah masyarakat.

29 Maret 2021 13:39 WIB

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Juru bicara Partai Demokrat kubu Moeldoko, Muhammad Rahmad menyebut era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyuburkan paham radikal.

Dampaknya, ujar Rahmad, bisa dirasakan saat ini, di mana intoleransi hingga fitnah berkembang di tengah masyarakat.

"Semasa SBY menjadi Presiden, kita akui bahwa paham radikal tumbuh subur dan seakan akan mendapat tempat di Indonesia,” ucap Rahmad kepada wartawan, Senin (29/3).


Demokrat Kubu AHY: Moeldoko Jangan Memanasi Situasi Politik dengan Pernyataan Tidak Perlu

“Efek negatifnya kita rasakan sekarang, di mana intoleran berkembang, penyebaran hoax merajalela dan tuduhan-tuduhan dan fitnah menjadi halal dan mudah sekali memutarbalikkan fakta. Yang kasihan adalah masyarakat luas yang disuguhi informasi yang menyesatkan," sambungnya.

Menurut Rahmad, sejumlah organisasi radikal telah dibubarkan di era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Akan tetapi, jelas dia, gerakan radikal tersebut mencoba berlindung di bawah payung Partai Demokrat.

"Ketika organisasi-organisasi radikal itu dibubarkan oleh Pemerintahan Presiden Jokowi, kami mendeteksi bahwa mereka mencari tempat berlindung di antara ke dalam Partai Demokrat. Setidaknya, kelompok radikal itu merasa nyaman dengan Partai Demokrat. Apalagi jika dikasih ruang untuk masuk ke dalam legislatif, maka itu akan membahayakan masa depan Indonesia," ujarnya.

Rahmad menyebut Moeldoko telah siap menghadapi berbagai persoalan selama menjadi ketua umum partai.

“Oleh karena itulah, Pak Moeldoko bersedia memimpin Partai Demokrat dengan segala risiko yang harus dihadapi," tukasnya.

Kubu AHY Sebut Moeldoko Pernah Coba Rebut Sejumlah Parpol, Kubu Moeldoko: Jangan Bermain Opini

Halaman: 
Penulis : Iskandar