logo


Tak Libatkan Jokowi di Demokrat, Moeldoko: Saya Tak Mau Bebani Presiden

Moeldoko meminta agar Presiden Jokowi tidak disangkutpautkan dalam kisruh internal Demokrat.

29 Maret 2021 06:30 WIB

Kepala Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko
Kepala Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Jenderal TNI (Purn) Moeldoko mengaku tak ingin membebani Presiden Joko Widodo soal keputusannya menjadi Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang.

Moeldoko menekankan kesediaannya menjadi pimpinan Partai Demokrat merupakan keputusan yang dibuat sendiri. Oleh karena itu, dia merasa Presiden Jokowi tak perlu campur tangan.

“Saya tidak mau membebani presiden,” kata Moeldoko.


Diminta Bikin Parpol Baru, Kubu Moeldoko Geram: Kalian Perampok, Penumpang, dan Penikmat!

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) itu juga meminta agar Presiden Jokowi tidak disangkutpautkan dalam kisruh internal Demokrat.

Moeldoko memang mengakui khilaf saat mengiyakan permintaan Darmizal cs untuk menahkodai Demokrat.

Namun, khilafnya itu karena Moeldoko tak memberitahu istri dan keluarga perihal keputusan tersebut. Baginya, berani mengambil risiko dari sebuah tindakan itu hal yang biasa.

“Apalagi demi kepentingan bangsa dan negara,” ujar Moeldoko via akun Instagram-nya, Minggu (28/3).

Sindir PDIP Soal Dukungan Puan-Moeldoko di Pipres 2024, Demokrat: Mau Dibegal Juga?

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×