logo


Mahfud Md Bingung Disalahkan Rizieq Shihab atas Kerumunan di Soetta, Padahal Sebelumnya Diucapin Terima Kasih Karena Izinkan Pulang

Mahfud menekankan pemerintah tak akan terlalu serius dalam menanggapi hukum pidana.

27 Maret 2021 05:00 WIB

pose Mahfud MD (@mohmahfudmd)
pose Mahfud MD (@mohmahfudmd)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Habib Rizieq Shihab menyalahkan Menko Polhukam Mahfud Md soal timbulnya massa penjemput di Bandara Soekarno-Hatta sepulang dari Arab Saudi pada pertengahan November 2020 lalu. Hal itu diketahui dari pembacaan eksepsi Rizieq di persidangan PN Jakarta Timur, Jumat (26/3).

Menanggapi hal itu, Mahfud Md tampak bingung. Pasalnya, Rizieq pernah mengucapkan terima kasih karena telah diizinkan pulang ke Indonesia. Namun kini, eks Imam Besar FPI itu justru berbalik menyalahkan Mahfud.

“Padahal malamnya pidato dia itu terima kasih kan kepada Menko Polhukam yang sudah mengizinkan pulang dan sebagainya. Sekarang malah dibalik katanya salahnya Menko Polhukam,” ujar Mahfud kepada wartawan, Jumat (26/3).


Merasa Difitnah Soal Kasus Kerumunan, Rizieq Shihab Serukan Polisi dan Jaksa Tobat Sebelum Diazab Allah

Akan tetapi, Mahfud menekankan pemerintah tak akan terlalu serius dalam menanggapi hukum pidana, khususnya kasus kerumunan Rizieq.

“Tapi itu ndak apa-apa biasa orang cari alibi kan kita pemerintah tidak akan terlalu serius menanggapi hukum pidana dengan hukum administrasi,” imbuhnya.

Menurutnya, apa yang dilakukannya di Bandara Soetta itu adalah diskresi dari pemerintah kepada Rizieq. Di luar kegiatan itu, jelas dia, merupakan pelanggaran yang harus diberi sanksi.

“Kalau video ini jelas diskresinya: 1. Boleh menjemput;2. Jaga protokol kesehatan; 3. Diantar sampai rumah Petamburan,” terang Mahfud.

“Begitu diantar ke rumah diskresi selesai, sehingga pelanggaran selanjutnya diberi sanksi hukum,” katanya lagi.

Dituding Biang Kehebohan oleh Rizieq Shihab, Begini Respons Bima Arya

Halaman: 
Penulis : Iskandar