logo


Sambangi Kejagung, PA 212: Kami Minta Jaksa Hormati Ulama dan Gunakan Hati Nurani di Sidang HRS

Pihak Kejagung menyebut pertemuan kedua belah pihak dilakukan untuk mencari kejelasan penanganan untuk Habib Rizieq

26 Maret 2021 07:30 WIB

Penanggungjawab Reuni Akbar Mudjahid 212, Slamet Maarif
Penanggungjawab Reuni Akbar Mudjahid 212, Slamet Maarif Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma'arif, salah satu kuasa hukum Habib Rizieq Aziz Yanuar, beserta rombongan menemui pihak Kejaksaan Agung di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis (25/3/2021). Mereka melayangkan protes karena jaksa dinilai arogan dan kasar terhadap Habib Rizieq di persidangan online yang kedua.

Slamet meminta agar jaksa menggunakan hati nurani dalam persidangan HRS. Menurutnya, hal tersebut penting dilakukan agar pecinta HRS tidak kecewa sehingga tidak menimbulkan kegaduhan.

"Kami minta jaksa menghormati ulama, menjaga etika serta menggunakan hati nurani dalam persidangan kasus Habib Rizieq, ini semua agar tidak menimbulkan kekecewaan dan emosi umat pencinta HRS yang berakibat kegaduhan," kata Slamet pada keterangannya tertulisnya, Kamis (25/3/2021).


Minta Hakim Tak Takut ke Habib Rizieq, Denny Siregar: Dia Warga Negara Biasa

Namun keterangan yang diberikan oleh pihak Kejagug RI berbeda dari keterangan PA 212 beserta kuasa hukum Habib Rizieq. Pihak Kejagung menyebut pertemuan kedua belah pihak dilakukan untuk mencari kejelasan penanganan untuk Habib Rizieq. Mereka menyebut tim terdakwa memohon maaf atas kegaduhan yang terjadi selama persidangan Habib Rizieq.

"Tim hukum terdakwa HRS Aziz Yanuar meminta maaf atas kejadian yang terjadi pada saat persidangan yang dilaksanakan secara online baik di Pengadilan Negeri Jakarta Timur maupun Badan Reserse Kriminal Kepolisan RI (Bareskrim Polri)," kata Kepala Pusat Penerangan Umum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/3/2021).

 

Tiga Kali Pantau Persidangan Rizieq, KY Sebut Hakim Bertindak Sesuai Hukum

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati