logo


Kubu Moeldoko Sebut Kasus Hambalang Hancurkan Elektabilitas PD, Andi Mallarangeng: Saya Telah Jalani Hukuman dengan Baik

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Andi Mallarangeng mengaku langsung mundur dari jabatannya sebagai Menpora dan Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat.

26 Maret 2021 05:30 WIB

Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Partai Demokrat kubu Moeldoko menggelar konferensi pers di kawasan Hambalang, Bogor pada Jumat (25/3/2021). Pada konferensi pers tersebut, kubu Moledoko mengungkit sejumlah petinggi Partai Demokrat yang terjerat kasus Hambalang. Bahkan, kubu Moeldoko menilai bahwa elektabilitas Partai Demokrat hancur karena adanya kasus tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng menilai bahwa kubu Moeldoko tengah melakukan pengalihan isu dengan mengungkit kembali kasus Hambalang.

"Ini cuma pengalihan isu. Pak Moeldoko dan pendukung KLB abal-abalnya tidak mampu menjelaskan kepada publik mengapa KLB abal-abal itu tidak abal-abal. Berapa banyak pemilik suara, ketua-ketua DPD dan DPC yang hadir dalam KLB tersebut, dan siapa saja. Juga, apakah penyelenggaraan KLB tersebut sesuai dengan AD/ART Partai Demokrat tahun 2020 yang telah disahkan oleh Menkumham," kata Andi kepada wartawan, Kamis (25/3/2021).


Max Sopacua Seret Ibas di Kasus Hambalang, Demokrat: Tampak Nyata Kubu Moeldoko Kerjanya Memfitnah

Andi Mallarangeng yang juga terlibat kasus Hambalang pada saat itu juga mengaku telah menjalani proses hukum dengan baik. Ia mengaku langsung mundur dari jabatannya sebagai Menpora dan Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat.

"Saya sendiri ketika dinyatakan dicekal, saat itu bahkan belum dinyatakan sebagai tersangka karena persoalan Hambalang, langsung mengundurkan diri sebagai Menpora dan juga dari jabatan saya di Partai Demokrat sebagai Sekretaris Dewan Pembina, tapi tetap sebagai anggota Partai Demokrat," kata Mantan Menpora itu.

"Oleh pengadilan, saya dinyatakan harus bertanggung jawab sebagai pemimpin tertinggi di Kemenpora, dianggap tidak melakukan pengawasan dengan baik. Saya dihukum 4 tahun penjara tetapi saya tidak diminta mengembalikan satu rupiah pun kepada negara, karena saya tidak menerima uang, tidak menyuruh menerima uang, dan tidak dilapori akan adanya penerimaan uang dari siapa pun. Hukuman itu telah saya jalani dengan baik," lanjutnya.

Tegaskan Ibas Tak Ada Kaitannya dengan Hambalang, Andi Mallarangeng: Justru SBY Selamatkan Partai

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati