logo


Gerindra: Wacana Pembubaran Bulog Sarat Kepentingan Politik

Wacana tersebut dinilainya sarat kepentingan politik dan patut dipertanyakan.

25 Maret 2021 16:47 WIB

Ilustrasi, gedung Bulog.
Ilustrasi, gedung Bulog. Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Politikus Partai Gerindra, Abdul Wachid mengaku geram dengan pihak yang menginginkan keberadaan Badan Urusan Logistik (Bulog) ditiadakan.

Keinginan tersebut dinilainya sarat kepentingan politik dan patut dipertanyakan.

"Saya atas nama organisasi Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) sangat tidak setuju kalau Bulog dibubarkan. Kalau Bulog di bubarkan sama saja Negara menyerah pada Cukong, negara sama saja memberikan karpet merah pada Cukong. Keinginan membubarkan Bulog itu mewakili siapa?," ujarnya di Jakarta, Kamis (25/3/2021).


Wow Ada Pepes Ikan Nuklir?

Mantan Anggota Komisi VI DPR RI ini menyebut bahwa keberadaan Bulog memiliki peran yang sangat vital.

"Bulog sebagai buffer stock sangat penting keberadaannya. Yang ingin membubarkan sama saja mau meliberalisasi sektor pangan, ini berbahaya dan mesti dipertanyakan soal semangat kemandirian, ketahanan pangannya. Saya sebagai ketua umum Asosiasi Petani Tebu Republik Indonesia (APTRI) sangat tidak setuju kalau Bulog dibubarkan," tuturnya.

Bulog, jelas dia, menjadi kebanggaan bangsa Indonesia dalam hal urusan pangan.

"Banyak negara-negara lain belajar dan tertarik soal Bulog. Bulog di desain sebagai penyangga dalam menyerap hasil para petani selama ini. Kok ini malah mau dibubarkan, dimana spirit keberpihakan pada para petani kita kalau begitu, yang ingin bubarkan Bulog sama saja pro pada para pemburu rente," sindirnya.

Wachid mengingatkan, jika ada kekurangan terkait kinerja Bulog selama ini mestinya diberikan masukan.

"Jangan yang berbuat oknum di Bulog misalnya soal impor justru lembaganya yang mau dibubarkan, aneh dan bertentangan dengan logika publik namanya itu," pungkasnya.

Petani Sawit Dihimbau Beli Bibit Bersertifikat

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar
 
×
×