logo


Ada Jaringan Rahasia yang Bantu Polisi Myanmar Melarikan Diri ke India

Pihak kepolisian Negara Bagian Mizoram, India, mengatakan bahwa sedikitnya 280 oknum polisi Myanmar sudah melarikan diri ke wilayah mereka usai menolak perintah untuk menembaki para demonstran.

25 Maret 2021 16:45 WIB

(Ilustrasi) Pasukan militer Myanmar
(Ilustrasi) Pasukan militer Myanmar sputniknews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sebuah jaringan rahasia yang terdiri dari sejumlah aktivis dan relawan selama ini telah membantu para personil kepolisian Myanmar yang membelot untuk melarikan diri ke wilayah India.

Pelarian diri tersebut, baik menggunakan mobil, sepeda motor maupun jalan kali melewati hutan lebat, seringkali dipandu oleh kelompok relawan di kedua wilayah perbatasan. Hal itu disampaikan oleh sejumlah sumber anonim Al Jazeera.

Beberapa oknum polisi mengatakan bahwa mereka telah melarikan diri dari Myanmar usai menolak perintah untuk menembaki para demonstran. Mereka mengaku sangat takut untuk dijatuhi sanksi yang berat dari pihak militer Myanmar.


AS Bakal Depak India Keluar dari The QUAD Jika Nekat Beli Sistem Pertahanan Rusia

Dilansir dari Reuters, anggota parlemen India K. Vanlalvena mengatakan bahwa ada lebih dari seribu orang yang sudah melarikan diri dari Myanmar menuju wilayah negara bagian Mizoram, India, sejak akhir Februari lalu. Sementara pihak kepolisian Mizoram mengatakan bahwa sedikitnya 280 personil polisi dan puluhan personil pemadam kebakaran Myanmar juga ikut melarikan diri ke wilayahnya.

Sejumlah oknum polisi Myanmar mengatakan bahwa mereka takut dijebloskan ke dalam penjara jika kedapatan melarikan diri oleh otoritas Myanmar.

"Ini masalah hidup dan mati," kata Puia, seorang aktivis yang selama ini membantu warga Myanmar melintasi perbatasan dengan India, dikutip Al Jazeera.

Meningkatnya aliran pencari suaka yang masuk ke wilayah India tentu saja menjadi ancaman serius bagi hubungan diplomatik India yang selama ini sangat dekat dengan Tatmadaw, militer Myanmar.

Gelombang pendatang dari Myanmar juga memicu gesekan di dalam pemerintahan India, dimana pemerintah pusat tidak ingin orang-orang Myanmar untuk masuk ke wilayahnya, sementara pemerintah negara bagian Mizoram dan penduduk lokal disana terus memberikan bantuan. Sejumlah suku yang tinggal di wilayah Mizoram juga memiliki hubungan yang dekat dengan komunitas Chin di Myanmar, yang berbagi tempat tinggal di perbatasan kedua negara.

Korut Uji Coba Rudal Lagi, Washington: Kami Akan Terus Memantau Situasi

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia