logo


Sembilan Pejabat Rusia Dapat Sanksi dari Kanada, Moskow Janji Akan Membalasnya

Kanada pada Rabu (24/3) mengumumkan bahwa mereka menjatuhkan sanksi terhadap sembilan pejabat pemerintah Rusia terkait kasus penahanan Alexei navalny

25 Maret 2021 14:00 WIB

Menlu Kanada Marc Garneau
Menlu Kanada Marc Garneau dok jitunews

OTTAWA, JITUNEWS.COM - Kementerian Luar Negeri Kanada mengatakan bahwa mereka telah menjatuhkan sanksi terjadap sembilan pejabat pemerintah Rusia yang dituding melakukan pelanggaran HAM.

Pada Rabu (24/3) Kanada mengatakan bahwa sanksi tersebut merupakan bagian dari upaya diplomatik mereka untuk menekan pemerintah Rusia terkait "percobaan pembunuhan" dan penahanan secara sepihak atas tokoh oposisi Alexei Navalny serta perlakuan terhadap warga sipil yang menggelar aksi protes untuk kebebasan Navalny.

"Kanada akan terus meningkatkan tekanan terhadap pemerintah Rusia agar membebaskan Navalny dan para pendukungnya yang sudah ditahan tanpa syarat," kata menteri Luar Negeri Kanada Marc Garneau dalam pernyataan tertulisnya.


Turki Tegas Bilang ke AS jika Pembelian Sistem S-400 dari Rusia Tak Bisa Diubah

"Tindak pelanggaran HAM yang dilakukan oleh Rusia akan terus direspon," tambahnya.

Navalny sendiri sudah ditangkap dan dimasukkan ke dalam penjara pada awal tahun ini usai dirinya kembali dari Jerman, dimana ia telah dirawat sejak Agustus 2020 lalu karena dugaan diracun dengan senyawa Novichok.

Ditahannya Navalny membuat warga Rusia melakukan aksi protes dan mendesak pemerintah Rusia segera membebaskan Navalny. Ribuan pengunjuk rasa ditangkap oleh pihak keamanan Rusia.

Sebelumnya, Uni Eropa dan AS juga sudah menjatuhkan sanksi terhadap Rusia terkait kasus Navalny tersebut.

Sementara itu, pemerintah Rusia pada Rabu (24/3) menyatakan bahwa mereka akan membalas keputusan Kanada yang menjatuhkan sanksi "ilegal" kepada sembilan pejabat Kremlin.

Korsel Ingin Bahas Isu Semenanjung Korea dengan Rusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia