logo


Soal Impor Beras, Repdem Curiga Mendag Mengakomodir Kepentingan Pemburu Rente

Tindakan Menteri Perdagangan untuk melakukan impor beras telah jelas bertentangan dengan visi Presiden

23 Maret 2021 12:58 WIB

Ilustrasi beras bulog.
Ilustrasi beras bulog. JITUNEWS/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) menegaskan menolak impor beras yang diprogramkan oleh Menteri Perdagangan.

“Tindakan Menteri Perdagangan untuk melakukan impor beras telah jelas bertentangan dengan visi Presiden, mencintai produk dalam negeri dan membenci penggunaan produk asing,” ujar Sekretaris Jenderal Relawan Perjuangan Demokrasi, Abe Tanditasik di Jakarta, Selasa (23/3/2021).

Dia menilai dalam sektor pengadaan pangan, harusnya para pembantu presiden memprioritaskan penyerapan hasil panen petani dan meningkatkan hasil produksi bahan pangan dalam negeri.


Soal Wacana Impor Beras, Pengamat: Kado Manis untuk Petani Indonesia.

“Hasil awal sudah sangat baik dengan indeks ketahanan pangan mencapai 62,6 persen. Artinya kebutuhan dalam negeri sudah sangat tercukupi,” ujarnya.

Dia beranggapan bahwa pembantu presiden ikut menyukseskan langkah presiden yang sudah mencanangkan "food estate" untuk memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri.

“Inilah yang harus dipacu oleh para pembantu Presiden. Bukan memanipulasi data kemudian mencanangkan impor,” kata dia.

Dia menambahkan Badan Urusan Logistik sudah seharusnya konsisten untuk menyerap hasil panen raya petani yang jatuh pada bulan Maret - Mei ini. Stok impor beras 2018 sebanyak 275.811 ton harus segera dikeluarkan, apalagi 106.642 ton diantaranya sudah mengalami penurunan mutu dan harus menjadi produk olahan bukan untuk makanan manusia.

Dengan semua hal diatas, Repdem mencurigai Menteri Perdagangan sedang mengakomodir kepentingan pemburu rente dari program impor yang dipaksakan ini.

Selain itu, Repdem mencurigai bahwa Menteri Perdagangan sedang menguntungkan sindikat untuk menjatuhkan harga serap petani pada saat panen raya ini.

“Karena Menteri Perdagangan secara jelas dan nyata menentang visi Presiden, Repdem mengusulkan kepada Presiden untuk memberhentikan Menteri Perdagangan sesegera mungkin agar tidak menjadi duri dalam daging dalam kabinet,” pungkasnya.

Tolak Impor Beras, PDIP: Akan Bawa Kesengsaraan bagi Petani

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar
 
×
×