logo


Gus Menteri Hadiri Pelantikan Masyarakat Ekonomi Syariah

Mengenakan batik biru bercorak emas, Gus Menteri, sapaan akrabnya terlihat serius mengikuti pelantikan Pengurus yang dipimpin oleh Erick Thohir itu.

22 Maret 2021 22:05 WIB

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menghadiri pelantikan Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah periode 2021-2023 secara virtual, Senin (22/3/2021).

Mengenakan batik biru bercorak emas, Gus Menteri, sapaan akrabnya terlihat serius mengikuti pelantikan Pengurus yang dipimpin oleh Erick Thohir itu.

Gus Menteri juga menyimak arahan Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang melantik Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) itu.


Gus Menteri Harap Kebijakan Politik Bertumpu Pada Kesejahteraan

Dalam arahannya, Wapres berharap MES harus bisa hadir di tengah masyarakat dan aktif menyediakan solusi atas masalah-masalah yang ada di tengah umat.

"Sebagaimana diamanatkan dalam Musyawarah Nasional V kemarin, kehadiran MES harus bisa lebih dirasakan oleh umat," kata Ma'ruf.

Peran MES dibutuhkan dengan kondisi tantangan yang kini dihadapi umat Islam baik global maupun nasional, diikuti kondisi sosial dan ekonomi masyarakat yang menurun akibat pandemi Covid-19

Di sisi lain, berbagai upaya pemberdayaan ekonomi umat oleh organisasi-organisasi Islam masih tertatih-tatih dan terkendala terbatasnya sumber daya termasuk permodalan.

"MES sebagai organisasi keumatan diharapkan senantiasa konsisten menjadi lokomotif pengembangan ekonomi syariah di Indonesia yang diharapkan bisa lebih luwes dan membumi, menyentuh umat secara langsung," kata Ma'ruf.

MES diminta jadi motor penggerak dalam pengembangan usaha, termasuk usaha mikro dan kecil. Pengembangan usaha syariah skala mikro dan kecil, termasuk usaha keuangan agar didorong menjadi bagian dari rantai nilai industri halal global untuk memacu pertumbuhan usaha dan peningkatan ketahanan ekonomi umat.

"MES juga perlu mendorong pembangunan pusat-pusat bisnis syariah (sharia business center) yang didukung infrastruktur digital sebagai sarana interaksi antar pelaku bisnis syariah," kata Ma'ruf.

Kemendes Target Entaskan 25 Daerah Tertinggal di Tahun 2024

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar