logo


Tahun Lalu Kekeringan, Kota Sydney Sekarang Kebanjiran dan Ribuan Warga Dievakuasi

Curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir telah memicu terjadinya bencana banjir di negara bagian New South Wales, Australia

22 Maret 2021 15:36 WIB

Sydney Opera House
Sydney Opera House okezone

SYDNEY, JITUNEWS.COM - Tingginya curah hujan yang menerpa negara bagian New South Wales, Australia, beberapa hari belakangan ini membuat sejumlah sungai yang mengalir di wilayah kota Sydney meluap dan pihak pemerintah terpaksa mengevakuasi ribuan warga kota tersebut.

"Kita harus bersiap, ini akan menjadi pekan yang sangat sulit," kata Gubernur New South Wales Gladys Berejiklian kepada para wartawan, dikutip Reuters.

Tingginya curah hujan hingga menyebabkan sejumlah sungai meluap di negara bagian New South Wales tentu saja sangat kontras dengan situasi kekeringan parah yang melanda wilayah tersebut pada periode yang sama tahun 2020 lalu.


Pakar Kesehatan Murka Usai Pemerintah Kenya Beri Vaksin Covid Gratis ke Diplomat Asing

"Saya tidak tahu kapan terakhir kalinya dalam sejarah negara bagian ini, kita menghadapi kondisi cuaca ekstrim yang sangat cepat di tengah situasi pandemi," tambahnya.

Curah hujan yang tercatat di Sydney pada Minggu (21/3) hampir mencapai 111 mm, sedangkan curah hujan di sejumlah wilayah di sebelah barat daya New South Wales bahkan mencapai hampir 900 mm dalam enam hari terkahir, atau tiga kali lipat daripada curah hujan yang biasa terjadi pada Maret tahun-tahun sebelumnya.

Otoritas mengatakan bahwa sejauh ini setidaknya ada 18 ribu warga yang sudah berhasil mereka evakuasi.

"Kami memperkirakan hujan lebat masih akan terjadi di sejumlah area...dan resiko terjadinya banjir juga masih meningkat," kata Jane Golding, salah satu petugas Badan Meteorologi Australia dalam konferensi pers.

Selain New South Wales, otoritas negara bagian Queensland juga sudah mengeluarkan peringatan terjadinya bencana banjir.

Hanya Warga Jepang yang Diijinkan Nonton Olimpiade Tokyo

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia