logo


Pakar Kesehatan Murka Usai Pemerintah Kenya Beri Vaksin Covid Gratis ke Diplomat Asing

Pemerintah Kenya menawarkan vaksin Covid-19 kepada semua diplomat asing yang bekerja di wilayahnya

21 Maret 2021 17:00 WIB

Ilustrasi, vaksin palsu.
Ilustrasi, vaksin palsu. Istimewa

NAIROBI, JITUNEWS.COM - pemerintah Kenya telah menawarkan vaksin Covid-19 secara gratis kepada semua diplomat asing yang berada di sana, termasuk bagi ribuan staf PBB, meski belum semua warga masyarakat di negara Afrika tersebut menerima suntikan vaksin.

Macharia Kamau, Menteri Luar Negeri Kenya, mengatakan bahwa vaksin Covid-19 yang mereka tawarkan kepada para diplomat tersebut merupakan vaksin Covid-19 kiriman dari WHO melalui program COVAX.

"Kita perlu melindungi semua orang yang berada di Kenya. Ini masuk akal untuk tidak hanya diberikan kepada warga Kenya saja melainkan juga diberikan kepada semua komunitas internasional yang berada di sini," katanya, dikutip Al Jazeera.


Vaksinasi Covid-19 Tertunda, Beberapa Negara Eropa Lockdown Lagi

Sementara itu, dua orang diplomat yang tidak ingin disebut namanya melaporkan kepada Reuters bahwa dua kantor kedutaan besar mereka telah menerima tawaran tersebut.

Hal tersebut tentu saja menuai kecaman dari pakar kesehatan setempat.

"Saya pikir pemerintah harus fokus untuk memprioritaskan populasi (Kenya) untuk divaksinasi dan mendapatkan persetujuan dari warga masyarakat terlebih dahulu sebelum menawarkannya kepada para diplomat," kata Elizabeth Gitau, Kepala Asosiasi Medis Kenya.

"Warga Kenya harus diprioritaskan," kata Chibanzi Mwachonda, Kepala Asosiasi Dokter Gigi dan Pekerja Medis Kenya.

Geram dengan AstraZeneca, Presiden Uni Eropa Ancam Blokir Ekspor Vaksin Covid

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia