logo


Erdogan Tak Terima Vladimir Putin Disebut Pembunuh oleh Joe Biden

Presiden Turki Erdogan menilai pernyataan Joe Biden yang menyebut Vladimir Putin sebagai pembunuh adalah pernyataan tidak pantas untuk dilontarkan oleh seorang kepala negara

21 Maret 2021 15:00 WIB

Presiden Turki Recep Erdogan (kiri) dan Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan)
Presiden Turki Recep Erdogan (kiri) dan Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) Anadolu

ISTANBUL, JITUNEWS.COM - Pernyataan yang dilontarkan oleh Joe Biden dalam sebuah wawancara dengan ABC News pada Rabu, tengah pekan lalu, dimana ia menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai "pembunuh", menuai protes dan kecaman dari berbagai pihak, tak terkecuali dari Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Erdogan menilai pernyataan Joe Biden tersebut sangat "tidak dapat diterima" dan tidak pantas dilontarkan oleh seorang pemimpin sebuah negara.

"Pernyataan Tuan (Joe) Biden mengenai Putin sangat tidak pantas untuk dilontarkan oleh seorang kepala negara," kata Erdogan kepada para wartawan usai salat Jumat di Istanbul, dikutip Al Jazeera.


Menhan AS Desak India Batalkan Rencana Pembelian Alutsista dari Rusia

Meski Turki dan Rusia berada di pihak yang berseberangan di dalam konflik Suriah, namun Erdogan masih menganggap Vladimir Putin sebagai "seorang teman dan rekan strategis".

Pemerintah Rusia sendiri juga langsung memanggil dubes mereka di Washington untuk kembali ke Moskow guna membahas mengenai pernyataan kontroversial Joe Biden tersebut dan masa depan hubungan bilateral kedua negara.

Vladimir Putin sendiri juga telah menanggapi pernyataan itu dan menawarkan sebuah pembahasan dengan Joe Biden terkait sejumlah isu yang tengah dihadapi oleh kedua negara.

"Saya ingin menawarkan kepada Biden jika kita akan melanjutkan diskusi, tapi dengan syarat kita melakukannya secara langsung, online, tanpa ada delay," kata Putin.

Brazil Ingin Beli Kelebihan Pasokan Vaksin Covid Milik AS

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×