logo


MUI Bolehkan Vaksin AstraZeneca, Novel PA 212: Masih Banyak Vaksin yang Tidak Haram

Novel meminta MUI mempertimbangkan kembali vaksin Zeneca terhadap kebaikan umat Islam.

20 Maret 2021 16:51 WIB

Habib Novel Bamukmin.
Habib Novel Bamukmin. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Wasekjen DPP PA 212 Novel Bamukmin menanggapi fatwa MUI yang memperbolehkan penggunaan vaksin Covid-19 AstraZeneca karena alasan keadaan darurat.

Anak buah Rizieq Shihab itu meminta MUI mempertimbangkan vaksin asal Korea Selatan itu terhadap kebaikan umat Islam. Menurutnya, apa yang diharamkan Allah pasti bisa berdampak buruk bagi kesehatan manusia.

“MUI harus pertimbangkan kembali manfaat dan mudaratnya vaksin Zeneca karena sejatinya Allah tidak menciptakan obat dengan apa yang diharamkan,” kata Novel Bamukmin, seperti dikutip dari Pojoksatu.id, Sabtu (20/3).


Pengacara HRS Ngamuk Saat Sidang, Ketua MA Tak Ingin Ada Tindakan yang Rendahkan Martabat Hakim

Novel menilai masih banyak vaksin yang teruji khasiat dan kehalalannya. Dia menyebut MUI seharusnya menuntun umat Islam agar tak melenceng dari ajaran agama.

“Masih banyak vaksin yang tidak haram selain daripada itu sudah teruji keampuhan dalam melawan covid,” pungkasnya.

Minim Pasokan, Uni Eropa Ancam Blokir Ekspor Vaksin Covid

Halaman: 
Penulis : Iskandar