logo


Jaksa Sebut Kerumunan Habib Rizieq di Megamendung Membuat Bogor Perpanjang PSBB

Jaksa penuntut umum menilai Habib Rizieq mengabaikan upaya pemkab Bogor menangani penyebaran Covid-19.

19 Maret 2021 15:59 WIB

Habib Rizieq Syihab
Habib Rizieq Syihab Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kedatangan Habib Rizieq Shihab ke Megamendung membuat kerumunan. Jaksa penuntut umum menilai Habib Rizieq mengabaikan upaya pemkab Bogor menangani penyebaran Covid-19.

Akibat kerumunan tersebut, pemkab Bogor memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Namun, upaya-upaya pemerintah Kabupaten Bogor melalui Satuan Tugas Covid-19 dalam hal menangani penyebaran virus Covid-19 melalui karantina kesehatan dalam bentuk PSBB tersebut justru diabaikan oleh terdakwa, dengan tanpa memperoleh izin terlebih dahulu dari Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor dan melanggar masa karantina mandiri selama 14 hari," kata jaksa dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Jumat (19/3).


Tolak Sidang Virtual, Rizieq Shihab Akan Lawan Meski Dijemput Paksa Pasukan Bersenjata

Jaksa mengatakan bahwa kerumunan menyambut Habib Rizieq tersebut menimbulkan kenaikan kasus Covid-19.

"Bahwa dengan adanya kenaikan jumlah orang terkonfirmasi positif Covid-19 akibat kerumunan pada kegiatan terdakwa, bersama-sama dengan yang lainnya kurang-lebih 3.000 orang pada tanggal 13 November 2020 tersebut menimbulkan klaster baru," kata jaksa.

"Sehingga menghalang-halangi upaya pemerintah daerah menanggulangi penyebaran Covid-19 dengan target yang semula berada pada zona oranye untuk dipulihkan kembali ke zona hijau, atau setidak-tidaknya tetap berada pada zona oranye, namun yang terjadi justru sebaliknya, yaitu meningkat ke zona merah, sehingga pemerintah daerah Kabupaten Bogor harus memperpanjang kembali status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Bogor," jelas jaksa.

Ancam Walkout Jika Sidang Tetap Digelar Online, Pengacara: Kenapa Rizieq Dibedakan, Ada Apa?

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
×
×