logo


Respons Penolakan Kunker Jokowi di Sulsel, Ruhut Sitompul: Kadrun Jangan Coba-coba Lawan Kami

Ruhut menamai dirinya dan Jokowi sebagai Nasionalis Sejati yang terus bekerja untuk rakyat Indonesia tercinta.

18 Maret 2021 18:00 WIB

Ruhut Sitompul.
Ruhut Sitompul. dok. Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ruhut Sitompul menyayangkan aksi unjuk rasa menolak kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Sulawesi Selatan.

Ruhut meminta pihak yang memotori aksi tersebut untuk pergi dari Indonesia selamanya. Dia juga mengingatkan kelompok yang disebutnya ‘kadrun’ agar tak melawan pemerintah yang saat ini terus bekerja untuk rakyat.

“Yang masih coba-coba menghambat Pak Joko Widodo, Presiden RI kunjungan kerja ke Sulawesi Selatan ke laut saja,” cuitnya lewat akun Twitter @ruhutsitompul, dikutip Kamis (18/3).


Jokowi Mania: Amien Rais Sekarang Tokoh Nasional yang Sibuk Ngisi Konten

“Eh tahunya barisan sakit hati. Kadrun, jangan coba-coba lawan kami, Nasionalis Sejati yang terus bekerja untuk rakyat Indonesia tercinta,” lanjut mantan kader Partai Demokrat itu.

Seperti diketahui, unjuk rasa tolak kunjungan kerja Presiden Joko Widodo di Sulawesi Selatan, Kamis (18/3), dibubarkan polisi.

Pengunjuk rasa yang menamakan diri Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) itu beraksi di bawah tol layang pertigaan Jl AP Pettarani-Hertasning, Kecamatan Rappocini, Makassar, pukul 13.40 Wita.

Sembari membawa pamflet kritikan, pengunjuk rasa melantangkan penolakan terhadap kunjungan kerja Joko Widodo di Sulsel. "Jokowi Gagal Total, Pulang Mako," tulisnya.

Korlap aksi, Rafika menyoroti persoalan sosial yang dihadapi masyarakat di era kepemimpinan Jokowi, seperti kelangkaan dan mahalnya harga pupuk.

"Kelangkaan pupuk dan mahalnya harga pupuk bagi kaum tani adalah bukti ketidak berpihakan Jokowi kepada rakyat," kata Rafika dalam orasinya.

Sekitar 15 menit orasi berlangsung, sejumlah aparat kepolisian mendatangi pengunjuk rasa dan meminta mereka membubarkan diri.

"Bubar, bubar, minta tolong. Kali ini saya minta tolong, bubar-bubar," kata Kapolsek Rappocini Kompol Azhari.

Paket Prabowo-Jokowi di Pilpres 2024, Begini Tanggapan Prof Jimly

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×