logo


Promosikan Industri Fesyen Nasional, Kemendag Gandeng Blogger

Kemendag menggelar workshop fesyen bertajuk Influential Fashion Bloggers: Collaboration in The Fashion

29 April 2015 10:28 WIB

Kantor Kemendag (Ist)
Kantor Kemendag (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Perdagangan menyadari kekuatan internet dalam memajukan industri fesyen nasional. Promosi dari mulut ke mulut dan testimoni para blogger di dunia maya dianggap menjadi kekuatan baru penyebaran fesyen di Tanah Air. Kemendag menyinergikan industri fesyen dan blogger agar industri fesyen makin mentereng. Dengan promosi melalui media sosial dan sinergi para blogger, Kemendag meyakini ekspor produk fesyen makin meningkat.

Bekerja sama dengan Femina Group, Kemendag menggelar workshop fesyen bertajuk “Influential Fashion Bloggers: Collaboration in The Fashion and Luxury Market” di Auditorium Kemendag, Jakarta, kemarin (28/4). “Promosi word of mouth dan testimoni melalui internet khususnya oleh blogger dapat menjadi salah satu alat keberhasilan pemasaran bisnis fesyen. Hal ini juga didukung tingginya pengguna internet di Indonesia,” ungkap Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia, Simon Zelotes.

Acara ini masih bagian dari roadshow Jakarta Fashion Week (JFW) 2016 yang akan berlangsung pada 24-30 Oktober 2015, salah satu pekan mode terbesar di Asia Tenggara yang didukung Ditjen PEN Kemendag sejak 2011. Hasil riset E-Marketer menyatakan bahwa pengguna internet di Indonesia tahun 2014 mencapai 83,7 juta dan diperkirakan akan terus meningkat menjadi 112 juta pada 2017 atau menempati posisi ke-5 di dunia.


Fokus Pada Industri Elektronika dan Telematika, Kemenperin Terus Menggali Potensi

"Ini peluang besar dalam mempromosikan dan meningkatkan pemasaran produk fesyen Indonesia melalui kolaborasi pelaku usaha dan pecinta fesyen," kata Simon Zelotes. Dengan potensi baik dari sisi desainer yang kreatif dan keberagaman budaya yang menjadi sumber inspirasi, Simon yakin kolaborasi yang lebih besar antara desainer dan blogger akan sukses mengamankan pasar dalam negeri dan mempromosikan produk fesyen Indonesia ke luar negeri.

Kemendag bercita-cita menjadikan produk fesyen Indonesia yang terdepan di kawasan regional dan di tingkat global. Pada 2014 nilai ekspor produk fesyen Indonesia mencapai USD 13,93 miliar. Dari nilai tersebut, ekspor pakaian jadi menyumbang pangsa terbesar selama 2014, yaitu 55,15% senilai USD 7,68 miliar, diikuti alas kaki USD 4,1 miliar, dan perhiasan USD 2,13 miliar. Dilihat dari tren pertumbuhannya, ekspor produk fesyen selama periode 2010-2014 mengalami pertumbuhan positif sebesar 8,27% per tahun.

Kemenperin: SNI Usaha Melindungi Industri dan Investasi Dalam Negeri

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan