logo


Indonesia Dipaksa Mundur dari All Engalnd, DPR: Pemerintah Inggris Harus Berlaku Adil

Illiza Sa’aduddin Djamal mengaku sangat menyayangkan kebijakan tersebut.

18 Maret 2021 14:00 WIB

Tim bulutangkis putra Indonesia melakukan selebras seusai mengalahkan Malaysia pada final bulu tangkis beregu putra SEA Games XXIX Kuala Lumpur, di Axiata Arena, Kompleks Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (24/8).
Tim bulutangkis putra Indonesia melakukan selebras seusai mengalahkan Malaysia pada final bulu tangkis beregu putra SEA Games XXIX Kuala Lumpur, di Axiata Arena, Kompleks Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (24/8). Dok. Kemenpora

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Tim Indonesia dipaksa mundur pada Turnamen All England 2021. Hal ini dikarenakan Tim Indonesia menggunakan pesawat terbang yang sama dengan salah satu penumpang pasitif Covid-19 saat terbang ke Inggris dari Turki.

Anggota komisi X DPR RI, Illiza Sa’aduddin Djamal mengaku sangat menyayangkan kebijakan tersebut.

Hal itu disebutnya membuat membuat peluang Indonesia untuk kembali mengukir prestasi di turnamen bulutangkis tertua ini hilang.


JK: Selain Presiden, Cuma Atlet yang Bisa Naikkin Bendera di Luar Negeri

“Padahal All England 2021 bisa menjadi ajang guna menunjukkan kualitas altet Indonesia yang masih bisa tetap berprestasi di tengah Pandemi Covid-19 yang melanda dunia,” ujarnya di Jakarta, Kamis (18/3/2021).

Dalam hal ini, dia meminta pemerintah Inggris untuk bersikap adil kepada semua atlet dan kontingen dari semua negara.

“Saya baca di media pemain tunggal putri Turki, Neslihan Yigit, yang berada di penerbangan yang sama dengan tim Indonesia tetapi pertandingan babak kedua vs Akane Yamaguchi masih dijadwalkan hari ini (di All England 2021) dan dijadwalkan bertanding di pertandingan berikutnya,” kata dia.

Menurutnya hal ini tentu menimbulkan kecurigaan, apakah karena mereka takut sama virus Corona atau takut sama tim Indonesia hingga menggunakan beragam cara untuk menjegalnya karena hal itu mulai kelihatan pada 3 pertandingan di awal Indonesia menang.

Oleh karena itu, Illiza berharap masalah ini tidak mengecilkan hati dan meredupkan semangat pebulutangkis Indonesia untuk tetap berprestasi di ajang-ajang lainnya.

“Atlet sebagai duta bangsa harus tetap punya semangat tinggi untuk bertanding dan mengukir di turnamen-turnamen internasional guna mengharumkan nama bangsa,” pungkasnya.

PB Djarum Hentikan Audisi Bulu Tangkis, Wiranto: Nanti Ada Satu Konsep Baru

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar