logo


Muncul Isu 3 Periode, KSP: Untuk Menampar, Mencari Muka, dan Menjerumuskan Presiden

KSP mengatakan bahwa wacana tiga periode itu sudah bergulir sejak Presiden SBY

16 Maret 2021 13:21 WIB

Joko Widodo
Joko Widodo Instagram @jokowi

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP), Jaleswari Pramodhawardani, mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo tidak memiliki keinginan untuk menjabat tiga periode.

"Terkait isu tersebut, perlu ditegaskan bahwa Presiden Joko Widodo tidak memiliki hasrat sama sekali untuk masa jabatan presiden tiga periode. Presiden sampai dengan saat ini masih memegang komitmen reformasi tentang pembatasan periode masa jabatan presiden dua periode," kata Jaleswari dalam keterangannya, Selasa (16/3).

Jaleswari mengatakan bahwa komitmen Jokowi tersebut sudah ditegaskan berkali-kali. Isu masa jabatan presiden tiga periode itu dihembuskan untuk menjerumuskan Jokowi.


Soal Presiden 3 Periode, Jokowi: Saya Tidak Ada Niat

"Komitmen tersebut telah ditegaskan oleh Presiden jauh-jauh hari. Pada 2 Desember 2019, presiden menegaskan bahwa ide masa jabatan presiden tiga periode merupakan isu yang dihembuskan untuk menampar muka presiden, mencari muka presiden dan menjerumuskan presiden," ujarnya.

Jaleswari mengatakan bahwa wacana tiga periode itu sudah bergulir sejak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurutnya, pihak yang menghembuskan isu tersebut ingin mengganggu stabilitas politik.

"Wacana masa jabatan presiden tiga periode ini sesungguhnya sudah muncul sejak periode kedua Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Wacana tersebut kini diembuskan oleh beberapa pihak dengan agenda tersembunyi, yang pada intinya ingin menjerumuskan presiden. Pihak-pihak ini ingin mengganggu stabilitas politik dan mengalihkan konsentrasi kerja presiden dalam mengatasi pandemi Covid-19, pemulihan ekonomi dan kerja-kerja pembangunan lainnya," ungkap Jaleswari.

"Presiden berkomitmen merawat warisan reformasi. Hentikan menghembuskan wacana bahwa Presiden Joko Widodo menghendaki amandemen UUD 1945 untuk masa jabatan tiga periode. Jangan mengganggu ketenangan masyarakat dengan agenda yang tersembunyi," pungkasnya.

KLB Demokrat Dikaitkan dengan Isu 3 Periode, Yusril: Saya Tidak Percaya dengan Analisis Ini

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
×
×