logo


Heran Namanya Terseret Kasus Korupsi Lahan DP Rp 0, Ketua DPRD: Anies Harusnya Ikut Tanggung Jawab

Prasetio mengatakan bahwa semua perencanaan anggaran di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) berawal dari Pemprov DKI

16 Maret 2021 06:00 WIB

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengaku heran namanya terseret dalam kasus korupsi pengadaan tanah untuk program DP 0 rupiah di Pondok Ranggong, Cipayung, Jakarta Timur. Ia mengaskan bawa saat pembahasan anggaran lahan untuk program tersebut, dirinya tidak menjabat sebagai ketua komisi.

"Ketua komisinya bukan saya. Koordinatornya juga bukan saya, kok tiba-tiba nama saya. Ini ngeri-ngeri sedap. Saya minta tolong yang menyebutkan nama saya klarifikasi," kata Prasetio di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Senin (15/3/2021).

Prasetio mengatakan bahwa semua perencanaan anggaran di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) berawal dari Pemprov DKI, yang kemudian dibahas bersama di DPRD DKI.


Soal Program Rumah DP 0, Ferdinand Ingatkan Anies: Jangan Terlalu Mbelok-mbelok di Jalan Lurus!

"Kebetulan saya sebagai ketua banggar untuk pengesahan, apakah ini disahkan, diiyakan atau ditidakkan. Mengenai anggaran adanya forum, ada TAPD, ada banggar, bukan semata-mata saya sendiri yang melaksanakan itu," ujarnya.

Lebih lanjut, Prasetio meminta agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut bertanggung jawab terkai kasus korupsi pengadan tanah program DP Rp0. Ia mengatakan bahwa Anies mengetahui persoalan terkait kasus korupsi yang menjerat mantan Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan.

"Ya gubernur (harus ikut bertanggung jawab), gubernur (Anies Baswedan) tahu kok," tuturnya.

 

Anies Tak Tahu Soal Pengadaan Lahan Rumah DP 0 Rupiah, Denny Siregar: Uang yang Keluar Ratusan Miliar lho...

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×