logo


Politikus Demokrat: JK Tidak Yakin Jokowi Akan Ikut Campur, Apalagi Membela Moeldoko

JK memberikan banyak nasihat untuk AHY. 

15 Maret 2021 21:30 WIB

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Jusuf Kalla (JK)
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Jusuf Kalla (JK) Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu dengan Jusuf Kalla (JK). JK memberikan banyak nasihat untuk AHY.

"Nah, setelah memberikan nasihat-nasihat itu, beliau (JK) bilang, 'sebaiknya Mas Agus ini bersabar, apa yang ditempuh oleh PD dengan menggunakan cara-cara yang konstitusional sudah benar', gitu kan. Nah Insya Allah, beliau mendoakan lah, kalau dihadapi dengan sabar dan dengan cara yang baik, maka pasti akan menyelesaikan masalah tersebut," kata Deputi Balitbang Partai Demokrat Syahrial Nasution kepada wartawan, Senin (15/3).

Syahrial mengatakan bahwa JK yakin Presiden Joko Widodo tidak ikut campur dalam masalah Partai Demokrat.


Soal Presiden 3 Periode, Jokowi: Saya Tidak Ada Niat

"Nah, terus kemudian Pak JK merasa bahwa tidak yakin lah Pak Jokowi akan ikut campur, apalagi membela Moeldoko, kira-kira begitu," ujarnya.

Syahrial mengatakan bahwa dalam pertemuan tersebut JK juga berbicara mengenai demokrasi.

"Jadi Pak JK menasehati, terus kemudian Pak JK bicara soal demokrasi. Kan nggak boleh dong, misalkan beli, bukan 10 biji, 1.000 biji jaket partai, kumpulin orang abis itu dibilang itu KLB, terus daftarkan ke Kumham, terus disahkan," ujarnya.

"Nah nggak mungkin lah Pak Jokowi itu nggak taat aturan jadi konteksnya itu menasehati. Nah sebagai orang yang pernah mendampingi Pak Jokowi, Pak JK itu menyampaikan lah bahwa nggak mungkin lah Pak Jokowi ini akan, apalah namanya, menabrak aturan yang ada," sambungnya.

Syahrial menjelaskan alasan AHY bertemu dengan JK. Menurutnya, JK juga pernah menyaksikan masalah internal partai politik.

"Nah, terus jadi kan, kenapa kita ketemu sama Pak JK. Karena kan Pak JK ikut semua terlibat, waktu pecah PKB, waktu Golkar pecah, waktu PPP pecah. Minta nasihat," ujarnya.

KLB Demokrat Dikaitkan dengan Isu 3 Periode, Yusril: Saya Tidak Percaya dengan Analisis Ini

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
×
×