logo


Badai Pasir Selimuti Beijing, Tingkat Polusi Capai Level Maksimum

Beijing pada Senin (15/3) dikabarkan tengah dilanda badai pasir yang besar, dimana jarak pandang terbatas dan tingkat polusi di wilayah tersebut mencapai titik tertinggi.

15 Maret 2021 14:52 WIB

Suasana kota Beijing pada Senin (15/3) saat dilanda badai pasir
Suasana kota Beijing pada Senin (15/3) saat dilanda badai pasir Al Jazeera

BEIJING, JITUNEWS.COM - Ibukota China, Beijing, pada Senin (15/3) diselimuti debu cokelat tebal yang membuat tingkat polusi di wilayah tersebut mencapai titik tertinggi. Hal itu disebabkan oleh berhembusnya angin kencang yang membawa partikel pasir dari sejumlah gurun di Mongolia dan bagian lain di barat laut China.

Badan Meteorologi China mengumumkan status peringatan berwarna kuning pada Senin pagi, dan mengatakan bahwa badai pasir telah menyebar dari wilayah Mongolia ke sejumlah provinsi seperti Gansu, Shanxi dan Hebei, yang mengelilingi Beijing.

Penduduk kota diminta menggunakan kacamata, masker, dan jaring rambut untuk melindungi diri dari udara yang penuh dengan debu. Badai tersebut juga membuat jarak pandang menjadi terbatas.


Elon Musk Ingin Bangun Koloni di Mars, Pakar Antariksa: Delusi yang Berbahaya

Pemerintah kota Beijing juga memerintahkan semua sekolah untuk membatalkan kegiatan belajar di luar ruangan dan meminta mereka yang menderita penyakit pernapasan untuk tetap berada di dalam ruangan.

Badai pasir tersebut menjadi salah satu trending topik di paltform media sosial Weibo, dimana sejumlah netijen mengatakan bahwa situasi Beijing mengingatkan mereka pada film fiksi Hollywood, Interstellar.

"Badai pasir merah jingga ini seperti akhir dunia," kata salah satu pengguna Weibo, dikutip Al Jazeera.

Badai pasir biasa melanda Beijing pada bulan Maret dan April mengingat lokasi Beijing yang berdekatan dengan gurun Gobi yang sangat besar ditambah penebangan hutan yang semakin meluas di seluruh China utara.

Dr Fauci Minta Donald Trump Ikut Kampanyekan Vaksinasi Covid-19

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia