logo


AS Kirim Puluhan Truk Tangki Minyak dan Kendaraan Militer ke Suriah

Kantor berita SANA melaporkan bahwa AS kembali mengirimkan 45 truk pengangkut kendaraan militer dan truk tangki minyak ke wilayah Suriah

15 Maret 2021 11:21 WIB

Truk militer Amerika Serikat
Truk militer Amerika Serikat AP

DAMASKUS, JITUNEWS.COM - Sebuah konvoi 45 truk yang mengangkut kendaraan militer, peralatan dan logistik dan sejumlah truk pengangkut bahan bakar telah dikirim menuju wilayah timur laut Suriah oleh pasukan koalisi AS. Hal tersebut dilaporkan oleh kantor berita pemerintah Suriah, SANA.

Dilansir dari Sputniknews, Konvoi tersebut dikabarkan telah memasuki wilayah Suriah melalui pintu perbatasan Irak, al Walid, dimana lokasi tersebut tidak dikendalikan oleh pemerintah Suriah. Konvoi militer tersebut dilaporkan bertolak menuju wilayah Deir ez-Zor dan Hasakah.

SANA mengatakan bahwa koalisi AS terus meningkatkan eksistensinya di wilayah Suriah yang merupakan tindakan ilegal, dengan membangun sejumlah pangkalan militer untuk melindungi dan melatih pasukan aliansi bersama sejumlah kelompok militan yang berada di bawah komando mereka. Pangkalan tersebut juga dibangun untuk menjaga sejumlah sumber cadangan minyak yang akan mereka ekspor keluar dari Suriah.


Awas, Jangan Sembarangan Instal Aplikasi Android dari Luar Google PlayStore

Sementara itu, Pentagon mengatakan bahwa diterjunkannya pasukan AS di Suriah adalah untuk memastikan agar kelompok teroris ISIS tidak muncul lagi setelah berhasil mereka kalahkan pada 2017 lalu.

Di sisi lain, pemerintah Suriah menilai kehadiran pasukan koalisi AS di wilayahnya adalah hal yang ilegal, dan menuding AS berada di sana untuk menguras cadangan minyak Suriah.

Intelijen militer Rusia memperkirakan jika pasukan koalisi AS dan aliansinya setidaknya berhasil mendapatkan pemasukan hingga $30 juta setiap bulannya dari hasil penjualan minyak Suriah tersebut. Rusia juga mengatakan bahwa kehadiran pasukan AS di Suriah tidak mendapat dukungan dari Dewan Keamanan PBB.

Nggak Mau Kehilangan Skotlandia, Inggris Bakal Dirikan Kantor Pemerintahan di Glasgow

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia