logo


Narasi Hanya Itu-itu Saja, Partai Demokrat Sebut Kubu Moeldoko Sengaja Ulur Waktu untuk Siapkan Siasat Licik

PD menuding kubu Moeldoko sedang mempersiapkan rencana jahat untuk menutupi kebohongan yang sudah dilakukan.

13 Maret 2021 05:30 WIB

Moeldoko
Moeldoko Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua BPOKK Partai Demokrat, Herman Khaeron menganggap kubu KLB Deli Serang seperti kaset kusut karena tak kaya narasi. Menurutnya, Demokrat yang dipimpin Moeldoko itu sengaja mengulur waktu sembari merumuskan siasat licik.

"Kami mencermati GPK PD (Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan PD) gencar memainkan narasi yang itu-itu saja, seperti kaset kusut yang bertujuan mengulur-ulur waktu. Sambil merumuskan siasat licik dan jahat untuk dapat menutupi tipuan serta kebohongan yang sudah dilakukannya," ujar Herman Khaeron di Gedung DPP PD, Menteng, Jakarta Pusat, Jum'at (12/3).

Soal iming-iming Rp100 juta untuk peserta KLB Deli Serdang, Herman menegaskan pihaknya menyampaikan fakta, bukan tuduhan.


Moeldoko Dinilai Jadi Biang Kerok Kudeta AHY, Demokrat: Dimana Dia Sekarang?

"Dan terkait informasi itu, kami akan menghadirkan fakta dari peserta KLB abal-abal tersebut. Supaya masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan terang benderang. Pengalaman mengatakan kami tidak suka berbicara tuduhan, yang kami hadirkan adalah fakta dan data," tegasnya.

Herman mengungkapkan pihaknya sudah mengetahui rencana kudeta kepemimpinan PD oleh KSP Moeldoko sejak 1 Februari 2021. Namun, Moeldoko saat itu seolah tak tahu apa-apa dan menganggap isu itu sebagai guyonan.

"Contohnya pada tanggal 1 Februari 2021, saya katakan atau kami mengidentifikasi adanya kudeta kepemimpinan PD yang melibatkan pihak eksternal seorang pejabat pemerintahan. Saat itu KSP Moeldoko mengakui, bahkan menganggap ini hanyalah dagelan, tapi sekarang terbukti," terang Herman.

Jawab Soal Keberadaan Moeldoko, Penggagas KLB: Dia Sibuk Jadi Pelayan Masyarakat

Halaman: 
Penulis : Iskandar