•  

logo


Jumlah Infeksi Covid-19 Meningkat, Italia Lockdown Lagi setelah Paskah

Pemerintah Italia berencana memberlakukan lockdown secara nasional pada awal April mendatang usai belakangan ini mengalami peningkatan jumlah kasus Covid-19.

12 Maret 2021 20:00 WIB

Colosseum, Roma
Colosseum, Roma istimewa

ROMA, JITUNEWS.COM - Pemerintah Italia berencana kembali memberlakukan aturan lockdown secara nasional usai Paskah atau awal April mendatang, guna menekan laju penyebaran wabah Covid-19.

Dilansir dari Reuters, dibawah aturan tersebut, semua toko dan bisnis non-esensial akan ditutup kembali dan warga masyarakat hanya diijinkan untuk meninggalkan rumah dengan alasan bekerja atau kepentingan mendesak saja, seperti pergi ke rumah sakit.

Meski demikian, aturan lockdown semacam itu akan diberlakukan di sejumlah wilayah, salah satunya Lombardy, pada awal pekan mendatang usai laju penambahan kasus Covid-19 disana cukup tinggi.


Turki Siap Jadi Tuan Rumah Pembicaraan Damai antara Afghanistan dan Taliban

"Saya harap aturan ini akan menjadi pengorbanan terakhir yang diminta kepada warga masyarakat kita," kata kepala daerah Lombardy Attilio Fontana.

Italia diketahui merupakan salah satu negara dengan jumlah kasus Covid-19 tertinggi di Eropa, dimana kasus Covid-19 di negara tersebut semakin meningkat dari hari ke hari seiring dengan menyebarnya varian baru Covid-19.

"Penyebaran virus semakin cepat sebagai akibat dari menyebarnya sejumlah varian (Covid-19). Kami setuju dengan keputusan pemerintah," kata Stefano Bonaccini, presiden konferensi wilayah Italia dalam pernyataan tertulisnya usai rapat pertemuan dengan sejumlah menteri.

Sejauh ini, pemerintah Italia sudah melaporkan lebih dari 100 ribu kasus kematian akibat infeksi Covid-19, dan menjadikan mereka sebagai salah satu negara dengan total kematian tertinggi di dunia.

AS Tingkatkan Tekanan atas Huawei, China: Penindasan yang Tidak Masuk Akal

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia