logo


Puan Minta Istiqlal Jadi Tempat Belajar Non Muslim, Imam Besar Istiqlal: Sudah Terlaksana Sejak 2016

Nasaruddin mengatakan bahwa Istiqlal menjadi salah satu ikon Jakarta yang kerap dikunjungi wisatawan usai menyambangi Monas

12 Maret 2021 10:35 WIB

Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar (kanan)
Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar (kanan) Dok. Jitunews/Siprianus Jewarut

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta agar Masjid Istiqlal ramah bagi semua warga baik warga muslim maupun non muslim. Ia berharap Masjid Istiqlal bisa menjadi tempat belajar turis non muslim dalam mempelajari sejarah dan arsitektur masjid.

Menanggapi permintaan Puan Maharani tersebut, Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar menyatakan bahwa Istiqlal sudah menjadi tempat wisata mancanegara dan tempat belajar turis non muslim sejak tahun 2016.

"Sebenarnya itu sudah terlaksana semenjak saya menjadi imam besar, 2016. Sebelum pandemi, itu ada 300 turis datang dalam sehari. Kami mencontoh Masjid Nabawi di Madinah, kan seperti itu juga," kata Nasaruddin saat seperti dilansir CNNIndonesia.com, Jumat (12/3/2021).


Soal Pilpres 2024, Denny Siregar: Apakah PDIP Rela Beri Kursi ke Ganjar Pranowo?

"Jadi yang muslim salat, dan yang non-muslim juga diberikan pengetahuan sejarah masjid, dan dipersilakan menengok lekukan-lekukan masjid," imbuhnya.

Nasaruddin mengatakan bahwa Istiqlal menjadi salah satu ikon Jakarta yang kerap dikunjungi wisatawan usai menyambangi Monas. Ia pun mengatakan akan memperbanyak aktivas yang bisa dilakukan oleh semua golongan, baik muslim maupun non muslim usai renovasi masjid.

"Setelah renovasi selesai, ke depannya akan juga digunakan untuk pendidikan, keterampilan, kesenian, dan juga ada business center disana," jelas Nasaruddin.

Meski demikian, Nasaruddin belum bisa memastikan kapan masjid akan kembali dibuka untuk umum. Ia mengatakan apabila Covid-19 masih melandai maka operasional masjid masih dilakukan secara terbatas.

 

Jadi Ikon Kebhinekaan, Progres Pembangunan Terowongan Silaturahim Capai 20,89 Persen

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati