logo


Divonis 4 Tahun Penjara Akibat Kasus Djoko Tjandra, Irjen Napoleon: Saya Lebih Baik Mati...

Napoleon tak tahan martabatnya dilecehkan akibat kasus red notice Djoko Tjandra.

11 Maret 2021 04:00 WIB

Irjen Pol Napoleon Bonaparte saat menjabat Sekretaris NCB Interpol
Irjen Pol Napoleon Bonaparte saat menjabat Sekretaris NCB Interpol kompas.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Kadiv Hubungan Internasional Polri Irjen Napoleon Bonaparte mengaku lebih baik mati ketimbang martabatnya dilecehkan akibat tersandung kasus red notice Djoko Tjandra.

Pernyataan itu disampaikan Napoleon usai mendengar putusan hakim. Dia divonis hukuman 4 tahun penjara terkait kasus tersebut.

“Cukup sudah pelecehan martabat yang saya derita dari Juli tahun lalu sampai hari ini,” ujar Napoleon di Pengadilan Tipikor Jakarta.


Nurdin Abdullah Dinilai Tidak Kooperatif, KPK: Kami Nunggu Lama, Padahal Tahu Ada Tim

“Saya lebih baik mati daripada martabat keluarga dilecehkan seperti ini,” sambungnya.

Tak terima dengan putusan itu, Napoleon berniat menempuh upaya banding. “Saya menolak putusan hakim dan mengajukan banding,” tegasnya.

Belum Jenguk Sang Ayah yang Terjerat Korupsi, Shireen Hingga Zaskia Sungkar Beri Amanat Ini

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×