logo


AS Desak Kelompok Houthis Yaman Hentikan Serangan dan Mulai Negosiasi Damai

Jubir Kemenlu AS mengatakan bahwa kelompok Houthis perlu menghentikan serangan dan memulai negosiasi damai untuk menyelesaikan konflik Yaman

9 Maret 2021 15:15 WIB

Gedung Putih AS
Gedung Putih AS istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Ned Price pada Senin (8/3) mengatakan bahwa pihaknya mendesak kelompok pemberontak Houthis untuk bersedia melakukan negosiasi guna menyelesaikan konflik Yaman.

"Para petinggi kelompok Houthi yang mendapat dukungan dari Iran harus menunjukkan sikap bahwa mereka bersedia terlibat sebuah proses politik. Sederhananya, mereka perlu menghentikan serangan dan memulai negosiasi," kata Price dikutip Reuters.

"Jika itu sudah dilakukan, kita dapat membuat progres menuju penyelesaian (konflik Yaman) secara politis yang selama ini kita upayakan," tambahnya.


Iran Minta Eropa Tak Gunakan Ancaman dan Tekanan saat Lakukan Negosiasi terkait Perjanjian Nuklir

Pernyataan juru bicara Kemenlu AS tersebut muncul usai kelompok Houthis mengklaim bertanggung-jawab atas serangan drone dan misil ke wilayah Arab Saudi.

Pada Minggu (7/3), pasukan koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi mengatakan bahwa mereka berhasil menghalau sejumlah serangan drone dan roket yang ditembakkan oleh kelompok Houthis, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa atau pun kerusakan.

Price mengatakan bahwa serangan Houthis tersebut tidak dapat diterima karena membahayakan warga sipil, termasuk warga Amerika Serikat yang berada di sana.

Istri Bill Gates Prediksi Herd Immunity Tercapai Tahun Depan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia