logo


Tersandung Kasus Pelecehan Seksual, Gubernur New York: Saya Tidak Akan Resign

Gubernur New York Andrew Cuomo menegaskan bahwa dirinya tidak akan mengundurkan diri hanya karena dituduh telah melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah mantan pegawainya.

8 Maret 2021 15:30 WIB

Gubernur New York Andrew Cuomo
Gubernur New York Andrew Cuomo istimewa

NEW YORK, JITUNEWS.COM - Gubernur New York, Andrew Cuomo menegaskan bahwa dirinya tidak akan mengundurkan diri dari jabatannya meski tengah tersandung kasus pelecehan seksual.

"Tidak mungkin bagi saya untuk mengundurkan diri," kata Cuomo pada Minggu (7/3) dikutip New York Post.

Ia mengatakan bahwa tuduhan yang dilontarkan kepadanya tersebut saat ini sedang diselidiki oleh Jaksa Agung Letitia James.


Australia Hentikan Kerja Sama Pertahanan dengan Myanmar

"Biarkan jaksa agung melakukan investigasi...jaksa agung dapat menanganinya," tambah Cuomo.

Sejauh ini, lima wanita yang merupakan mantan pegawainya mengaku sudah dilecehkan oleh Gubernur New York tersebut. Mereka adalah Ana Liss, Karen Hinton, Lindsey Boylan, Charlotte Bennett, Anna Ruch

"Saya dipilih oleh masyarakat negara bagian ini. Saya tidak dipilih oleh para tokoh politik," lanjut Cuomo.

"Saya tidak akan resign hanya karena tuduhan semacam ini," ujarnya.

"Alasan resign karena tuduhan adalah hal yang anti-demokrasi..Semua orang bisa membuat sebuah tuduhan dalam sistem demokrasi, dan itu adalah hal yang sangat hebat, tapi ini soal kredibilitas tuduhan tersebut," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Senat Mayoritas New York Andrea Stewart-Cousins mengatakan bahwa tudingan terkait kasus pelecehan seksual terhadap Andrew Cuomo tersebut sudah mengganggu jalannya roda pemerintahan New York sehingga ia meminta Cuomo untuk segera mengundurkan diri.

"New York saat ini masih di tengah situasi pandemi dan masih menghadapi dampak buruk dalam bidang sosial, perekonomian dan ekonomi. Kita perlu menjalankan pemerintahan tanpa adanya gangguan. Demi kebaikan negara bagian, Gubernur Cuomo harus segera resign," kata Andrea.

Menhan AS: Kami Akan Menyerang, Jika Perlu Dilakukan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia