logo


Tanggapi Kekacauan Demokrat, Ernest Prakasa: Bukan KLB-nya, Tapi Ketua Barunya dari Kabinet Jokowi

Disinyalir, sosok yang dimaksud Ernest adalah Moeldoko.

8 Maret 2021 07:30 WIB

Ernest Prakasa
Ernest Prakasa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Komedian tunggal sekaligus sutradara, Ernest Prakasa ikut angkat bicara perihal penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3).

Bagi Ernest, kesalahan terbesar dalam KLB itu adalah orang eksternal yang ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, yakni Moeldoko.

Terlebih, Moeldoko saat ini masih aktif memegang jabatan sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).


Istana Diam Soal Moeldoko Kudeta Demokrat, Pengamat: Jadi Indikasi Kuat Adanya Restu

Pernyataan itu disampaikan Ernest dalam menanggapi cuitan Menko Polhukam Mahfud Md yang menyebut pemerintah tidak bisa melarang KLB Demokrat karena urusan internal partai.

“Dengan segala hormat, yang jadi masalah bukan KLB-nya Prof, tapi ketua barunya adalah bagian dari kabinet Jokowi. Itu lho yang bikin kusut,” tulis Ernest membalas kicauan Mahfud, dikutip Senin (8/3).

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud Md menjelaskan, pemerintah tidak bisa melarang KLB Partai Demokrat yang menetapkan Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

“Sesuai dengan UU 9/98 Pemerintah tak bisa melarang atau mendorong kegiatan yang mengatasnamakan kader Partai Demokrat di Deli Serdang,” kata Mahfud.

Menurut Mahfud, pemerintah saat ini melihat KLB Demokrat sebagai persoalan internal Partai. Alhasil, pemerintah tidak bisa ikut campur selain dari sudut keamanan.

“Bagi Pemerintah sekarang ini peristiwa Deli Serdang merupakan masalah internal PD. Bukan (minimal belum) menjadi masalah hukum. Sebab belum ada laporan atau permintaan legalitas hukum baru kepada Pemerintah dari Partai Demokrat. Pemerintah sekarang hanya menangani sudut keamanan, bukan legalitas partai,” tukasnya.

Mahfud Bandingkan KLB Demokrat dengan Konflik PKB, Herzaky: Penjelasannya Berputar-putar

Halaman: 
Penulis : Iskandar