logo


Iran Siap Ajukan Rencana Konstruktif untuk Pembicaraan Isu Nuklir dengan Uni Eropa dan AS

Menteri Luar Negeri Iran menyatakan bahwa pihaknya akan segera mengeluarkan rencana konstruktif terkait pembicaraan mengenai masalah nuklir dengan Uni Eropa dan AS

7 Maret 2021 14:42 WIB

Tehran Times

TEHERAN, JITUNEWS.COM - Iran akan segera mengajukan rencana tindakan "konstruktif" terkait upaya kembali ke perjanjian nuklir 2015 atau JCPOA dengan pembukaan pembicaraan informal tentang program nuklirnya.

"Sebagai Menteri Luar Negeri Iran & kepala negosiator nuklir, saya akan segera mempresentasikan rencana tindakan konkret konstruktif kami - melalui saluran diplomatik yang tepat," kata Zarif dalam postingan Twitternya.

Dilansir dari Al Jazeera, sumber diplomatik Prancis dan pejabat Eropa lainnya pada Kamis kemarin mengatakan bahwa Iran telah memberikan tanda-tanda yang positif tentang adanya pembicaraan informal setelah sejumlah negara Eropa membatalkan rencana mereka untuk melayangkan kritik terkait Teheran ke badan pengawas nuklir PBB.


AS Minta Negara Aliansinya Kecam Tindak Penindasan China terhadap Muslim Uighur

Iran sejauh ini menolak untuk mengambil bagian dalam pertemuan informal dengan AS yang dimediasi oleh Uni Eropa sebagai upaya menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015.

Kebijakan nuklir Iran sendiri selama ini berada di tangan otoritas tertinggi negara itu, Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, dan bukan presiden atau pemerintah Iran.

Usai lengsernya Donald Trump, Teheran setuju mematuhi kembali aturan perjanjian nuklir 2015 jika pemerintah AS sudah mencabut sanksi mereka. Sebaliknya, AS bersedia mencabut sanksi mereka jika Iran sudah mematuhi aturan perjanjian nuklir dengan menghentikan program nuklirnya.

Laporan Investigasi soal Asal Usul Covid-19 Wuhan Akan Dirilis Tengah Bulan Ini

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia