logo


AS Minta Negara Aliansinya Kecam Tindak Penindasan China terhadap Muslim Uighur

Pemerintah AS menuding bahwa pemerintah China selama ini terus melakukan pelanggaran HAM terhadap etnis muslim minoritas Uighur di Xinjiang.

7 Maret 2021 13:51 WIB

Kamp di Xinjiang yang diyakini sebagai fasilitas untuk menahan kelompok etnis minoritas Uighur
Kamp di Xinjiang yang diyakini sebagai fasilitas untuk menahan kelompok etnis minoritas Uighur business insider

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Pemerintah Amerika Serikat pada Jumat (5/3) meminta semua negara aliansi dan negara sahabat untuk bersama-sama mengecam penindasan China atas etnis minoritas Uighur dan warga Hong Kong.

Pemerintahan Joe Biden sendiri selama ini terus melontarkan kecaman terhadap pemerintah China yang dianggap melakukan upaya genosida terhadap Uighur di Xinjiang, ancaman terhadap Taiwan dan penindasan terhadap demokrasi Hong Kong. Untuk itu, AS berencana menjatuhkan sanksi tambahan terhadap China.

"Saya tidak berpikir semua orang sudah puas, dengan respon internasional terhadap apa yang sedang terjadi di Xinjiang," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Ned Price kepada awak media pada Jumat (5/3), dikutip Al Jazeera.


Meski WHO Sudah Kirim Tim Peneliti ke Wuhan, tapi Asal Usul Covid-19 Masih Menjadi Misteri

"Itulah mengapa kita, dalam berbagai cara, terus memperkuat dunia, memperkuat tindakan kolektif, untuk menegaskan bahwa tindakan penindasan hak asasi manusia di Xinjiang dan tempat lain tidak akan dapat ditolerir," tambahnya.

Pada pekan lalu, lembaga pengamat HAM (Human Rights Watch) melaporkan bahwa pemerintah China terus melakukan tindak kekerasan terhadap umat muslim di Xinjiang. Kepala Dewan HAM PBB Michelle Bachelet juga mengaku sangat marah dengan tindak penahanan sepihak dan dugaan praktek penyiksaan terhadap tahanan Uighur serta praktek kerja paksa di Xinjiang. Bachelet juga meminta agar PBB menerjunkan sebuah tim independen untuk menginvestigasi situasi disana.

Pulih dari Perdarahan Otak, Sir Alex Ferguson: Saya Kehilangan Suara Saya, Tidak Dapat Berbicara dan Itu Mengerikan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia