logo


Dualisme Partai Demokrat, Irma Chaniago Yakin Presiden Jokowi Tak Bakal Ikut Campur

Irma yakin Presiden tetap menjunjung tinggi dan menghormati prinsip demokrasi, termasuk dalam relasinya dengan partai politik.

6 Maret 2021 15:01 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago.
Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Ketua DPP Partai NasDem, Irma Suryani Chaniago menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Lembaga Kepresidenan tak ada hubungannya dengan situasi Partai Demokrat yang kini memanas.

Hal itu menyusul penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) yang diinisiasi oleh sejumlah pendiri dan mantan kader Partai Demokrat. Dalam kesempatan itu, Moeldoko yang merupakan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) terpilih menjadi ketua umum.

“Saya yakin Presiden tetap menjunjung tinggi dan menghormati prinsip demokrasi, termasuk dalam relasinya dengan partai politik, dengan tidak mencampuri masalah internal partai,” kata Irma kepada wartawan, Sabtu (6/3).


Terpilih Jadi Ketum Partai Demokrat Versi KLB, NasDem Sarankan Moeldoko Mundur dari KSP

Irma berharap Partai Demokrat bisa menyelesaikan persoalan internal terkait dualisme kepengurusan antara Moeldoko dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Semoga Partai Demokrat dapat melalui semua dinamika politik ini dengan baik, karena sejatinya klausul tentang KLB juga diatur dalam AD/ART setiap partai politik,” ujar dia.

Sebelumnya, beberapa pendiri dan mantan kader-yang kontra dengan AHY-menyelenggarakan KLB di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3). Moeldoko lantas ditetapkan sebagai ketua umum periode 2021-2025 berdasarkan hasil voting.

Sedangkan AHY, tetap menjadi Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres V 2020 di Jakarta. Kongres tersebut kala itu menetapkan AHY secara aklamasi sebagai ketua umum Partai Demokrat periode 2020-2025.

Sindir Moeldoko, Andi Mallarangeng: Mau-maunya Jenderal Bintang Empat Jadi Begal Politik

Halaman: 
Penulis : Iskandar