logo


Sindir Moeldoko, Andi Mallarangeng: Mau-maunya Jenderal Bintang Empat Jadi Begal Politik

Andi menyinggung sikap Moeldoko yang terkesan menutup-nutupi keterlibatannya di kudeta Demokrat beberapa waktu yang lalu

6 Maret 2021 14:48 WIB

Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng menyindir Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko yang telah terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB (Kongres Luar Biasa). Ia menyebut Moeldoko sebagai begal politik.

"Sedih juga bahwa ada orang-orang yang dengan nafsu kekuasaan begitu besar kemudian menjadi begal politik, begal partai. Mau-maunya jenderal bintang empat kemudian melakukan hal semacam ini," kata Andi dalam salah satu diskusi virtual, Sabtu (6/3/2021).

Andi juga menyinggung sikap Moeldoko yang terkesan menutup-nutupi keterlibatanya di kudeta Demokrat beberapa waktu yang lalu. Andi menyebut sejak nama Moledoko mencuat ke publik sebagai pihak yang terlibat kudeta, Moeldoko pun selalu membantah. Namun belakangan diketahui Moeldoko menerima keputusan KLB yang telah memilihnya sebagai ketua umum.


Soal KLB Partai Demokrat di Sumut, Mahfud Md: Pemerintah Tak Bisa Melarang

"Ada kabar Moeldoko mau ambil alih, di kamar hotel, dibantah beliau, cuma ngopi-ngopi, foto-foto ketika ditanya wartawan, apa ini urusan dengan KLB. Sekarang kita lihat, itu bohong semua (pernyataan Moeldoko)," ujarnya.

Andi juga mengatakan bahwa Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merasa sedih dengan KLB yang terjadi di Deli Serdang, Sumatera Utara. Terlebih diketahui hubungan SBY dan Moeldoko selama ini baik-baik saja..

"Beliau sedih, tapi menerima kenyataan bahwa memang ada orang semacam ini, walaupun tadi malam beliau mengatakan sebenarnya beliau juga merasa bersalah. Bahwa orang semacam Moeldoko dulu jaman SBY diberi jabatan beberapa kali, termasuk sampai Panglima TNI," pungkasnya.

 

Usai KLB, Max Sopacua: Partai Demokrat Sekarang Sudah Selesai Tahapan Pengambilalihan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati