logo


Korban Banjir DKI Jakarta Minta Ganti Rugi, PDIP: Biasa Saja dalam Alam Demokrasi

Menurutnya, tuntutan tersebut adalah hal yang wajar karena merasa dirugikan

6 Maret 2021 11:39 WIB

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI-P DKI Jakarta, Gembong Warsono.
Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI-P DKI Jakarta, Gembong Warsono. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Korban banjir DKI Jakarta 2021 meminta ganti rugi kepada Pemprov DKI sebesar Rp2 miliar. Politikus PDIP, Gembong Warsono, mengatakan bahwa tugas pemerintah untuk memberikan pelayanan.

"Yang namanya tugas pemerintah memberikan pelayanan terbaik kepada warganya ketika tidak memberikan pelayanan terbaik ke warganya, pasti warganya lakukan komplain, karena itu hari ini dikomplain," kata Gembong seperti diberitakan Detikcom, Sabtu (5/3).

Menurutnya, tuntutan tersebut adalah hal yang wajar karena merasa dirugikan. Gembong menyebut warga merasa Pemprov DKI tidak serius menangani banjir.


Koalisi NasDem-Golkar Dinilai Wajar, PDIP: Itu Khawatir Ketinggalan Kereta

"Kebanjiran ada kerugian kan, saya kira itu biasa saja dalam alam demokrasi seperti ini, karena dia merasa dirugikan, kenapa mereka merasa dirugikan? Karena bagi mereka menganggapnya mungkin kok Pemprov tidak serius menangani persoalan banjir, mungkin kan seperti itu, hanya mungkin, dugaan," ucapnya.

Menurut Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta ini, Pemprov DKI harus bertanggung jawab.

"Ya tanggung jawabnya sudah pasti harus, tetapi pertanggungjawabannya gimana memperbaiki kinerja dalam arti pengentasan persoalan banjir, pasti harus bertanggungjawab, pemerintah kan harus beri jaminan ke warganya untuk hidup nyaman, tenteram, itu harus beri jaminan itu, kalau mereka ditunjuk tidak bisa beri jaminan itu gagal harapan masyarakat itu," ujarnya.

Korban Banjir DKI Jakarta Minta Ganti Rugi, Gerindra: Sudah Bau-bau Politik

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata