logo


Moeldoko Jadi Ketum, Partai Demokrat: Ada Wajah Kekuasaan yang Menggunakan dalam Ambisinya

Partai Demokrat menyayangkan melihat Moeldoko yang terlihat bangga dan bahagia bisa terpilih menjadi Ketum Partai Demokrat.

6 Maret 2021 09:16 WIB

Herzaky Mahendra
Herzaky Mahendra tribunnews.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Acara kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara, mengangkat KSP Moeldoko menjadi Ketua Umum Partai Demokrat yang baru.

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, menyebut hal itu membuktikan kudeta yang pernah disampaikan adalah benar.

"Ya ini kan menunjukkan bahwa benar apa yang kami sampaikan di awal, Ketum kami (AHY), tanggal 1 Februari bahwa para pelaku ini dengan segala daya upaya dan tipu daya mereka, memang ingin mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat ini melalui KLB. Karena ada oknum kekuasaan yang ingin menggunakan Partai Demokrat ini sebagai kendaraan politiknya," ujar Herzaky kepada wartawan, Sabtu (6/3).


Jadi Ketua Dewan Pembina, Marzuki Alie: Saya Akan Memenangkan Demokrat di Pilpres 2024

"Kendaraan politiknya kita sampaikan karena berdasarkan kesaksian para kader kami, beliau (Moeldoko) berulang kali menyangkal, tapi sejarah membuktikan bahwa hari ini terbukalah semua tipu dayanyanya," sambungnya.

Ia menyayangkan melihat Moeldoko yang terlihat bangga dan bahagia bisa terpilih menjadi Ketum Partai Demokrat.

"Sangat disayangkan sekali, beliau begitu bangga, begitu bahagia, begitu senangnya bisa terpilih, mengaku terpilih mendapatkan amanah di KLB yang jelas-jelas inkonstitusional dan ilegal, di mana ini tidak sesuai dengan AD/ART partai politik kami," ujarnya.

"Kemudian juga bahwa yang datang itu bukan pemilik suara. Di sini sangat disayangkan ada wajah kekuasaan yang menggunakan dalam ambisinya melalui jalan pintas," tambahnya.

Prihatin Demokrat Berujung KLB, Surya Paloh: Semestinya Bisa Dicari Benang Merahnya

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata