logo


Pidato Perdana Usai Jadi Ketum Demokrat, Moeldoko: Pemimpin Tugasnya Bukan Melemahkan Bawahan

Moeldoko berjanji memberi semangat dan motivasi kepada para bawahannya.

6 Maret 2021 06:00 WIB

Moeldoko
Moeldoko Ist

MEDAN, JITUNEWS.COM - Usai menerima keputusan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat melalui sambungan telepon, Jenderal Purnawirawan Moeldoko akhirnya tiba di lokasi Kongres yakni di Hotel The Hill Sibolangit, Sumatera Utara, Jumat (5/3) pada pukul 21.38 WIB. Ia pun kemudian memberikan pidato perdananya usai dipilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB.

Pada pidato tersebut, ia menyinggung soal kepemimpinan. Menurutnya, seorang pemimpin memiliki kekuatan karena disokong oleh anggotanya. Oleh karena itu, sebagai seorang pemimpin ia akan terus memberi semangat dan motivasi kepada para bawahannya.

"Berbicara leadership, kekuatan panglima ada di tangan kalian semua. Panglima tidak ada artinya kalau tidak memiliki prajurit yang tangguh. Seorang pemimpin tugasnya memberikan kekuatan dan energi kepada komandan di bawahnya, bukan malah melemahkan," tegas Moeldoko.


Klam 10 Tahun Jadi Presiden Tak Pernah Rusak Partai Lain, SBY: Tak Terlintas Demokrat Dikudeta

Moeldoko juga mengataka bahwa pelaksanaan KLB sudah sesuai dengan AD/ART dan konstitusional. Ia pun berjanji akan merangkul semua kader yang ada di Indonesia untuk bersatu padu membangun Demokrat agar bisa kembali meraih kejayaan.

"Tidak ada yang tertinggal. Semuanya kita bersatu padu. Seorang pemimpin tugasnya adalah memberikan kekuatan dan energi yang luar biasa kepada bawahan," ujarnya.

Lebih lanjut, ia memberikan apresiasi kepada semua peserta KLB yang telah mempercayakan dirinya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. "Kepada seluruh peserta kongres, saya apresiasi atas permintaan kalian untuk menjadikan saya Ketua Umum Demokrat," pungkasya.

 

Tak Memaksa Peserta KLB Pilih Dirinya Jadi Ketum Demokrat, Moeldoko: Saya Punya Pengalaman

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati