logo


Italia Blokir Pengiriman Vaksin Covid-19 ke Australia, Perancis: Kita Juga Bisa Melakukannya

Perancis mendukung keputusan Italia memblokir pengiriman vaksin Covid-19 ke Australia

5 Maret 2021 20:45 WIB

vaksin Covid-19 AstraZeneca
vaksin Covid-19 AstraZeneca istimewa

PARIS, JITUNEWS.COM - Menteri Kesehatan Perancis Olivier Veran mengatakan bahwa Perancis mendukung keputusan pemerintah Italia yang memblokir ekspor vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca untuk Australia mengingat Uni Eropa saat ini masih kekurangan pasokan vaksin.

"Saya memahami (keputusan) Italia. Kita juga bisa melakukannya," kata Olivier Veran pada Jumat (5/3) dikutip RT.com.

"Perancis akan bekerja sama dengan negara anggota Uni Eropa lain untuk memastikan perusahaan farmasi menghormati kontrak mereka," tambahnya.


Militer Myanmar Sudah Coba Tarik Uang $ 1 Miliar dari AS Awal Februari Lalu

Seperti diketahui, Uni Eropa telah mewajibkan sejumlah produsen vaksin Covid-19 untuk meminta ijin dari anggota negara Uni Eropa terlebih dahulu sebelum mengekspor vaksin yang diproduksi di wilayah Eropa.

Italia menjadi negara pertama yang menggunakan kewenangan tersebut dengan memblokir pengiriman lebih dari 250 ribu dosis vaksin Covid-19 buatan Oxford/AstraZeneca yang ditujukan untuk Australia.

Italia menilai Australia bukanlah negara yang rentan terhadap dampak buruk pandemi mengingat hanya melaporkan 29 ribu kasus infeksi dengan 909 kematian. Angka yang relatif rendah dibanding dengan mayoritas negara di dunia, apalagi dibanding dengan jumlah kasus infeksi di Eropa.

Sementara itu, Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan bahwa pihaknya dapat memahami keputusan Italia dan kebijakan Uni Eropa tersebut.

"Di Italia jumlah kematian rata-rata setiap harinya mencapai 300 kasus dan saya dapat memahami tingginya kekhawatiran yang ada di Italia dan banyak negara di seluruh Eropa," kata Scott Morrison kepada awak media.

Psywar, Menhan Israel Sudah Punya Daftar Fasilitas Iran yang Akan Mereka Serang

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia