logo


YouTube Bakal Aktifkan Kembali Kanal Milik Donald Trump, Syarat dan Ketentuan Berlaku

CEO YouTube mengatakan bahwa pihaknya bisa saja mencabut pemblokiran atas kanal milik Donald Trump jika...

5 Maret 2021 19:15 WIB

Donald Trump
Donald Trump ABC News

NEW YORK, JITUNEWS.COM - CEO YouTube Susan Wojcicki mengatakan bahwa platform-nya kemungkinan akan mencabut pemblokiran terhadap kanal milik mantan presiden AS Donald Trump. Jika ancaman "kekerasan di dunia nyata" sudah menurun.

Susan mengatakan bahwa perusahaannya akan terus mempertimbangkan peringatan yang dikeluarkan oleh pemerintah Amerika Serikat terkait ancaman tindak kekerasan untuk memutuskan kapan kanal milik Trump tersebut akan diaktifkan kembali.

YouTube diketahui sudah memblokir akun kanal milik Donald Trump usai insiden kerusuhan terjadi di Gedung Capitol pada 6 Januari lalu yang menewaskan sedikitnya lima orang. Menurut YouTube, insiden tersebut terjadi karena adanya hasutan dari Donald Trump.


Dewan HAM PBB Minta Sanksi yang Lebih Berat untuk Militer Myanmar

Insiden kerusuhan Gedung Capitol tersebut juga membuat semua akun media sosial Donald Trump diblokir. Facebook bahkan berencana untuk memblokir secara permanen akun mantan presiden AS tersebut.

"Saat ini cukup jelas bahwa masih ada resiko tindak kekerasan yang mengalami peningkatan," kata CEO YouTube dalam sebuah wawancara pada Kamis (4/3), dikutip BBC.

Dicabutnya pemblokiran tersebut akan sangat penting bagi Donald Trump jika dirinya masih ingin maju sebagai kandidat presiden AS pada Pilpres 2024 mendatang.

Perancis Minta Negara Anggota Uni Eropa Tak Beli Vaksin Covid-19 Buatan Rusia atau China

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia