logo


Heran 6 Laskar FPI Jadi Tersangka, Abdul Mu'ti: Pertanyaan Diwakilkan Munkar-Nakir?

Abdul Mu'ti bingung bagaimana proses persidangan tersangka yang sudah dinyatakan meninggal dunia.

5 Maret 2021 04:30 WIB

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu\'ti.
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sekretaris Umum Pegurus Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengaku heran dengan penetapan tersangka kepada enam laskar FPI yang ditembak mati oleh polisi. Ia bingung bagaimana proses persidangan tersangka yang sudah dinyatakan meninggal dunia.

"Kalau orang yang sudah meninggal dunia menjadi tersangka, bagaimana proses persidangannya?" tulis Abdul Mu'ti diakun Twitter pribadinya, Kamis (4/3/2021).

Ia pun berseloroh apakah pertanyaan hukumnya bisa diwakilkan Malaikat Munkar dan Malaikat Nakir. Diketahui, dalam ajaran Islam kedua malaikat tersebut bertugas menanyakan keimanan, amalan, dan sejumlah hal kepada orang  yang sudah meninggal di alam kubur.


Amien Rais Berharap Polri Dilaknat Allah, Ferdinand: Mengapa Tak Mendoakan Kebaikan?

"Apakah pertanyaan bisa diwakilkan kepada munkar dan nakir?," sambungnya.

Sebelumnya, Poda Metro Jaya telah menetapkan 6 orang laskar FPI sebagai tersangka terkait peristiwa bentrok dengan polisi di Tol Jakarta Cikampek pada awal Desember 2020 yang lalu. Polisi menyatakan bahwa penetapan tersangka merupakan bagian dari proses penyidikan. Namu terbaru, polisi telah mencabut status tesangka kepada 6 orang laskar FPI tersebut dengan alasan sudah meninggal dunia.

6 Laskar FPI Tersangka, Said Didu: Kalau Hukuman Mati, Bagaimana Menghukum Mati Mayat?

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati