logo


Dituding Lakukan Pelecehan Seksual terhadap Beberapa Perempuan, Gubernur New York: Itu Tidak Disengaja

Gubernur New York Andrew Cuomo meminta maaf atas tindakannya yang telah membuat beberapa wanita merasa dilecehkan. Ia mengakui bahwa itu adalah tindakan yang tidak disengaja.

4 Maret 2021 18:00 WIB

Gubernur New York Andrew Cuomo
Gubernur New York Andrew Cuomo Ist

NEW YORK, JITUNEWS.COM - Gubernur New York Andrew Cuomo mengaku bersalah usai secara tidak sengaja melakukan tindakan yang telah membuat sejumlah wanita merasa dilecehkan. Meski demikian, Cuomo menegaskan bahwa insiden tersebut tidak lantas membuat dirinya bersedia mundur dari jabatannya.

"Saya sekarang baru tahu bahwa saya sudah melakukan tindakan yang membuat orang-orang terganggu," kata Cuomo dikutip RT.com.

"Itu tidak disengaja dan saya sungguh minta maaf. Jujur saja saya juga merasa malu atas hal tersebut," tambahnya.


Marah Besar, Joe Biden Sebut Keputusan Texas Cabut Aturan Masker sebagai Pemikiran Manusia Purba

Kendati demikian, Cuomo menegaskan bahwa ia tidak pernah sekalipun memegang orang lain dengan tidak sopan dan insiden tersebut akan selalu ia ingat.

Saat ditanya oleh wartawan apakah ia akan mengundurkan diri atas tudingan kasus pelecehan tersebut. Cuomo menegaskan bahwa ia tidak akan melakukannya. Ia juga mengatakan bahwa dirinya akan bersikap kooperatif dengan tim investigasi yang ditugaskan oleh Pengadilan New York.

"Saya bekerja untuk warga New York...saya akan melakukan pekerjaan yang orang-orang telah memilih saya untuk itu," lanjutnya.

Pada Desember lalu, mantan penasihat Cuomo Lindsey Boylan, menuduh gubernur New York tersebut telah menciumnya tanpa persetujuan dan juga pernah melakukan pelecehan seksual terhadapnya saat keduanya terbang dengan menggunakan pesawat pribadi. Tuduhan tersebut sudah dibantah oleh Cuomo.

Tuduhan serupa juga pernah dilontarkan oleh mantan penasihat Cuomo lainnya, Charlotte Bennett dan seorang wanita bernama Anna Ruch.

Kiriman Vaksin dari Uni Eropa Terkendala, Pemerintah Jerman Diminta Beli Vaksin COVID buatan Rusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia