logo


6 Laskar FPI Tersangka, Said Didu: Kalau Hukuman Mati, Bagaimana Menghukum Mati Mayat?

Said mempertanyakan proses pengadilan yang akan dijalani enam laskar FPI yang sudah meninggal itu.

4 Maret 2021 18:30 WIB

Said Didu
Said Didu Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Mantan Sekretaris BUMN Said Didu turut angkat bicara soal keputusan polisi yang menetapkan status tersangka pada enam Laskar FPI yang tewas dalam penembakan di Tol Jakarta-Cikampek. Dia tak habis pikir, orang yang sudah tiada ditetapkan sebagai tersangka.

“Mohon ahli hukum sudah memikirkan bagaimana membuat BAP, menahan, mengadili, menghukum dan bentuk hukuman kepada mayat yang dijadikan tersangka,” cuitnya lewat akun Twitter @msaid_didu, Kamis (4/3).

Said lantas mempertanyakan proses pengadilan yang akan dijalani enam laskar FPI yang sudah meninggal itu.


Rentan Praktek Monopoli, KPPU Ingin Terlibat dalam Pengawasan Holding Ultra Mikro

“Seandainya bisa diadili dan dinyatakan ‘bersalah’ bagaimana dan di mana penjaranya? Kalau hukuman mati bagaimana menghukum mati mayat?” sindirnya.

Dalam kicauan selanjutnya, Said Didu tampak belum kepikiran soal cara memeriksa orang yang sudah meninggal sebagai tersangka. “Bagaimana mereka dihadirkan di persidangan?” tanya Said.

Selain itu, Said juga membayangkan bagaimana memenjarakan atau menghukum mati orang yang sudah meninggal.

“Jika dinyatakan bersalah, dengan hukuman penjara, mayat-mayat ini akan dipenjarakan di mana? Jika dijatuhi hukuman mati, bagaimana cara mematikan mayat?” tukasnya.

Amien Rais Berharap Polri Dilaknat Allah, Ferdinand: Mengapa Tak Mendoakan Kebaikan?

Halaman: 
Penulis : Iskandar