logo


Amien Rais Berharap Polri Dilaknat Allah, Ferdinand: Mengapa Tak Mendoakan Kebaikan?

Amien Rais tampak kecewa atas tidak hadirnya kepolisian dalam Sumpah Mubahalah peristiwa 6 laskar FPI tewas ditembak di Km 50 Tol Jakarta-Cikampek.

4 Maret 2021 17:15 WIB

Indonesia Inside

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) baru saja menyelenggarakan Sumpah Mubahalah peristiwa 6 laskar FPI tewas ditembak di Km 50 Tol Jakarta-Cikampek.

Pembacaan sumpah ini dihadiri oleh Amien Rais, Neno Warisman, hingga Marwan Batubara. Dalam kesempatan itu, Amien Rais tampak kecewa atas ketidakhadiran pihak kepolisian.

“Sudah kita undang tak datang. Seperti permintaan kita kepada Allah, Allah (akan) memberikan laknat dunia dan akhirat,” kata Amien Rais, dilansir dari kanal YouTube Neno Warisman Channel.


6 Laskar FPI yang Tewas Ditetapkan Jadi Tersangka, Pakar Hukum: Konyol

Eks politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean lantas tergugah oleh sumpah serapah yang dilontarkan Amien Rais. Dia menyesalkan tindakan Amien selama ini yang kerap mendoakan perihal buruk mengenai seseorang.

“Dia pikir kata-katanya yang menentukan nasib semua orang di negeri ini. Dari dulu sudah terlalu banyak hal-hal negatif menyumpahi orang lain, tapi belum ada yang terjadi satupun. Bahkan hidupnya yang semakin tak berharga dan tak dihargai,” cuitnya lewat akun Twitter @FerdinandHaean3, dikutip Kamis (4/3).

“Min, mengapa tak mendoakan kebaikan?,” tukas Ferdinand.

6 Laskar FPI yang Tewas Ditetapkan Tersangka, Refly Harun Bingung

Halaman: 
Penulis : Iskandar