logo


6 Laskar FPI yang Tewas Ditetapkan Jadi Tersangka, Pakar Hukum: Konyol

Menurutnya, tidak ada alasan melanjutkan kasus tersebut.

4 Maret 2021 11:49 WIB

Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar
Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar jawapos

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Bareskrim Polri menetapkan enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) yang tewas dalam insiden penembakan di Tol Jakarta-Cikampek Km 50 menjadi tersangka.

Pakar hukum pidana dari Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar, mengkritik penetapan tersangka terhadap enam anggota laskar tersebut.

"Yang bisa ditetapkan sebagai tersangka itu orang hidup gitu lho. Salah satu alasan hapusnya hak menuntut itu matinya seseorang," kata Abdul Fickar kepada wartawan, Kamis (4/3).


Polisi Tak Hadiri Mubahalah Peristiwa KM 50, Amien Rais: Mudah-mudahan Allah Beri Laknat

Abdul Fickar menilai bahwa orang yang sudah meninggal tidak bisa dijerat Pasal 77 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP).

"Nggak boleh ditetapkan sebagai tersangka. Konyol, orang sudah meninggal nggak bisa ditetapkan (Pasal) 77 (KUHP) itu harus diterjemahkan seperti itu," lanjutnya.

Ia meminta kejaksaan menolak berkas perkara tersebut. Menurutnya, tidak ada alasan melanjutkan kasus tersebut.

6 Laskar FPI yang Tewas Ditetapkan Jadi Tersangka, Pengacara: Mau Langkah Hukum Apaan

Halaman: 
Penulis : Admin